Jelang Pilkades Serentak di Pati, Desa Sudah Banjir Uang Restu Dan Sembako

Editor: KRjogja/Gus

PATI, KRjogja.com – Dugaan ‘money politic’ merebak menjelang pelaksanaan pilkades serentak di Pati berupa pembagian paket sembako dan uang hingga jutaan rupiah ke rumah pemilih.

“Ada tiga hal krusial yang perlu mendapat cermatan pada pilkades serentak, 10 April mendatang” ujar Direktur LBH Pemuda Joeang Pati, Fatkurohman SH, Senin (22/3).

Dalam diskusi membedah rencana pilkades serentak di Pati, Fatkurohman mengingatkan adanya masalah yang mendasar. Terdiri Perbub 88 dan perbup 16, karena dianggap masih menyisakan berapa masalah yang tidak terakomodir. Diantaranya tekait masalah masa/waktu dan tahapan pendaftaran yang tidak diatur secara jelas dan rinci, apabila ada balon yang mengundurkan siri sebelum penetapan, sehingga akan ada penundaan pelaksanaan.

Selain itu, masih kata Fatkurohman, meski pelaksanaan pilkades masih 20 hari lagi, namun di sejumlah desa sudah beredar “uang restu”. Yakni ada calon kades saat meminta restu di rumah warga, lalu membagikan paket sembako dan uang.

“Jumlah uang restu berbeda. Di Pati timur, barat dan utara berkisar Rp 100 sampai Rp 200 ribu. Tapi di Pati selatan bisa Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per hak pilih” ucap Fatkurohman.

“Pada hari H akan ditambah 2 sampai 3 kali lipat” tambahnya.

Menurut Direktur LBH Pemuda Joeang Pati, menjelang pilkades, juga muncul tawaran survey pemilih dari oknum yang mengaku LSI. “Mereka menawarkan beaya survey Rp 5 juta per desa. Ini pasti LSI abal-abal. Maka, timses kades jangan gampang terkecoh” tuturnya. ( Cuk ).

 

BERITA REKOMENDASI