Kapolres Kunjungi Sofyan, Penderita Gagal Ginjal Stadium Lima

PATI, KRJOGJA.com – Sofyan Yustiva Alfinda (14), anak tukang parkir di Desa Puri kecamatan Pati berpasrah diri menunggu keajaiban dari tuhan. Berdasar hasil pemeriksaan dokter, ia dinyatakan  gagal ginjal stadium 5. 

Akibat sakit gagal ginjal tersebut, Sofyan harus cuci darah (hemodialisa) seminggu dua kali. Peluang kesembuhan tidak ada. Satu-satunya harapan harus cangkok ginjal. Pria buah hati pasangan Hariyoso dan ibu Sumiyati, mulai sakit sejak umur tujuh tahun (2010). Awalnya  Sofyan hanya sakit demam biasa, namun semakin hari kedaannya semakin memburuk. Kaki terasa sakit, susah buang air kecil, badan bengkak, mengeluh sakit perut, dan nafas sesak.
     ‎

"Kami awalnya mengobatkan Sofyan ke RSUD Soewondo Pati. Karena tidak perkembangan membaik, lalu pindah opname di RS KSH. Hasil diagnosa menyatakan gagal ginjal kronis" kata Hariyoso, Kamis (26/10).
    
Sofyan lalu dirujuk ke RS Karyadi Semarang dan guna menjaga kesehatan Sofyan harus cuci darah dua kali dalam seminggunya.
    
‎Menurut orang tuanya, Sofyan saat kecil sangat suka mengonsumsi makanan dan minuman instan. Diduga, dari  kebiasaan itu yang membuatnya menderita gagal ginjal.

‎Mendengar informasi adanya   bocah terkena sakit gagal ginjal, langsung mengundang perhatian  Kapolres Pati AKBP Maulana Hamdan. Dia mengajak  Wakapolres  Kompol Nyamin dan Kasat Sabhara AKP Sugino memberikan bantuan pengobatan Sofyan. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI