Kasus Penyalahgunaan Narkoba di Kendal Menurun

Editor: Ivan Aditya

KENDAL, KRJOGJA.com – Kasus penyalahgunaan narkoba sepanjang tahun 2018 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya di Kabupaten Kendal. Penurunan terjadi pada jumlah tersangkanya. Hal itu disampaikan Kepala BNNK Kendal, AKBP Sharlin Tjahaya Frimer Arie dalam acara jumpa pers akhir tahun di kantor BNNK Kendal, Jumat (28/12/2018).

Dikatakan, kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani Badan Narkotika Nasional Kabupaten Kendal (BNNK) Kendal pada tahun 2017 silam ada sebanyak dua kasus dengan jumlah tersangka tujuh tersangka.

“Sedangkan selama setahun 2018 ini hampir sama yakni ada sebanyak dua kasus. Namun jumlah tersangkanya ada dua. Kami berharap masyarakat Kendal terus ikut berpartisipasi memerangi narkoba, baik diri sendiri maupun di lingkungannya tinggal,” ujar Sharlin.

Menurutnya pada tahun ini melebihi target dalam melakukan pemberantasan. Khususnya dari target yang ditentukan dari BNN Provinsi Jateng. Yakni satu target hingga P21 atau putusan hukuman. Terutama untuk dua tersangka penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu.

Diantaranya ungkap kasus di Kaliwungu dengan tersangka Romdhon sudah diputus oleh Pengadilan dengan barang bukti sabu berat 0,087 gram. Selanjutnya ungkap kasus terhadap tersangka Zamroni dengan barang bukti sabu seberat 0,289 gram.

“Tetapi hingga sakarang masih dalam pelimpahan tahap pertama ke Kejaksaan. Hingga kini pihak kami belum mendapat informasi kapan dijatuhkan keputusan P21 nya,” lanjutnya.

Sharlin menambahkan, Kabupaten Kendal ada empat titik rawan penyalahgunaan narkoba. Diantaranya, seperti di Kecamatan Boja, Kaliwungu, Kendal Kota dan Weleri. Apalagi dengan adanya jalan tol, kelebihannya mudah dalam akses.

“Selain itu, di Kabupaten Kendal juga menyediakan tempat rujukan untuk para pencandu narkoba untuk direhabilitasi. Ada empat rumah sakit  yang menangani rehabilitasi pecandu narkoba yakni RSUD Soewondo Kendal, RS Darul Istiqomah Kaliwungu, RSI Weleri Kendal serta Puskesmas  Sukorejo 1,”pungkasnya. (Ung)

BERITA REKOMENDASI