Kecelakaan Lion Air JT-610, Imas Sempat Ingatkan Suami Makan Roti

KUDUS, KRJOGJA.com – Bambang Rozali Usman (46) warga Desa Pasuruhan Lor RT 02 – RW 09 Kecamatan Jati, Kudus diduga menjadi salah satu korban tewas dalam kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di Tanjung Karawang Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi. Korban adalah Kasubsi Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) Kanwil Direktorat Jendral Perbendaharaan (DJPB) Bangka Belitung.

“Kami tak menyangka Abi (suami) masuk dalam daftar penumpang, baru tahu setelah melihat foto tiket pesawat yang dikirim lewat WhatsApp (WA). Kami mohon doa agar Abi ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar istri korban Imas Heniyati (46), tak mampu menahan tangis saat menemui sejumlah awak media di rumahnya, didamping kakak ipar Agus Budi Suwarto (52).

Menurutnya, malam sebelum terjadi peristiwa naas, Bambang diantar istrinya ke Stasiun Tawang Semarang tujuan Jakarta. Bambang sebelumnya pulang hari Jumat (26/10/2018) malam dan kembali ke Jakarta Minggu (28/10/2018) sore. Itu merupakan pertemuan terakhir bersama istri, anak keduanya Farah Fatimah (21) mahasiswi Unsoed Purwokerto dan anak bungsunya Salma Rahmatul Laili (17) pelajar MAN 2 Kudus.

Sedang anak sulungnya Maulana Usman (23) tidak bertemua ayahnya karena berada di luar kota, bekerja di Kantor Pajak Kotabaru Makasar. “Sesaat sebelum masuk pesawat, Abi sempat telepon. Kami hanya berpesan roti yang dibawakan segera dimakan,” terangnya.

Tak ada firasat apa – apa bakal menimpa suaminya. Hanya satu kebiasaan setelah sampai tujuan suaminya selalu telepon mengabarkan perjalanan selamat sampai tujuan. Imas mengaku baru sadar ketika pukul 09.00 tidak mendapatkan telepon dari suaminya. Dia terkejut setelah membuka grup WA anggota Dharma Wanita DJPB, ternyata sudah ramai berbagi kabar kecelakaan Lion Air JT-610.

“Kami hanya bisa memberikan kabar ke anak pertama dan kakak di Rangkasbitung, untuk mengecek ke Bandara Soekarno Hatta,” katanya.(Trq)

 

BERITA REKOMENDASI