Keluarga Tersangka Tanyakan Uang Damai Rp 20 Juta

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Sejumlah warga Desa Pangkalan Sumerak dan Tunjungrejo mendatangi Mapolsek Margoyoso, Selasa (02/06/2020). Mereka menanyakan uang damai Rp 20 juta yang pernah disetor, dalam kasus dugaan tindak pidana perampasan (begal) sepeda motor.

Dugaan kasus pidana perampasan (begal), terjadi pada Minggu (18/04/2020) dini hari. Korban Catur Budi Irawan (19) warga Desa Pangkalan saat berkendara sepeda motor mendadak dihadang sejumlah orang di sebelah lapangan Sugondo Desa Bulumanis Kidul.

Selain melakukan penganiayaan, para penghadang juga merampas sepeda motor milik korban. Pada tanggal 27 April terjadi upaya damai bertempat di Balai Desa Tunjungrejo, pihak korban memberikan maaf dan pihak tersangka menyerahkan uang damai Rp 20 juta namun meminta kasusnya dihentikan.

Ternyata belakangan diketahui jika kasus hukum tetap berlanjut. Terbukti pihak Kejari meminta penyidik di Kepolisian agar segera menyelesaikan berkas untuk diajukan persidangan. Hal itulah yang kemudian memicu keluarga tersangka AS, WB, S, T, Sm, GS, Sy, WS, D, AK, Sp dan SH mendatangi Mapolsek Margoyoso guna menanyakan uang damai Rp 20 juta yang pernah disetor.

“Babinsa hanya menghadiri acara penyerahan uang damai di Balai Desa Tunjungrejo. Jadi kami tidak tahu menahu muasal uang damai,” kata Kapolsek Margoyoso, Iptu Sudari. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI