Kenaikan Pemasukan Uji KIR Dipertanyakan

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Pemasukan kelayakan uji kendaraan (KIR) yang dikelola Dinas Perhubungan Pati mengalami kanaikkan yang cukup tinggi. Dari target semula Rp 825 juta kini menjadi Rp 960 juta.

Kasi Pengujian Kendaraan Dishub Pati, Eko Budi Santosa mengatakan kenaikkan pemasukan sektor uji KIR sebagai akibat peralihan dari manual menjadi sistem informasi komputerisasi. Eko Budi Santosa menyatakan hingga pertengahan bulan Desember 2017 tercatat sebanyak 18 ribu kendaraan umum yang melakukan pengujian KIR.

‎"Pendapatan Kelayakan Uji Kendaraan (KIR) dari Januari – November 2017 melebihi target hingga 112 persen," kata Eko Budi Santosa, Kamis (14/12/2017).

Sementara itu kenaikan pemasukan dari sektor uji Kir ditanggapi berbeda dari pihak Ketua Organisasi Pengusaha Kendaraan (Organda) Pati, H Suyanto. ‎"Itu namanya bukan ada kenaikan. Tetapi dampak tertibnya pengelolaan keuangan yang masuk" kata H Suyanto.

‎Disebutkan H Suyanto, sebelum diberlakukan sistim komputerisasi pendaftaran dan pembayaran beaya KIR, uang pemasukan uji kendaraan banyak yang dibawa petugas secara sendiri-sendiri. ‎"Tetapi dengan sistim komputerisasi ini, segala pembayaran langsung bisa diketahui jumlah dana yang masuk" ucap H Suyanto.

Di‎tambahkan jumlah kendaraan umum yang ada di Pati. Terdiri jenis angkutan umum 665 armada, dan untuk mengangkut barang sebanyak 3.000 armada. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI