Kepala BNPB Pantau Pegunungan Kendeng

Editor: KRjogja/Gus

PATI, KRJOGJA.Com – Dengan menggunakan helycopter milik Penerbad Nomer Lambung Ha 518, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Doni Monardo memantau pegunungan Kendeng di kecamatan Kayen.

"Kita mempelajari fungsi hutan. Harus ada konsep kerjasama program, sehingga dicapai  tujuan kawasan konservasi berfungsi kembali," tegasnya, Jumat (15/11).

Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo didampingi Wakil Gubernur Jateng Gus Yasin dan rombongan, disambut Bupati Pati H. Haryanto. SH MM MSi, Dandim 0718/Pati Letkol Arm Arief Dharmawan SSos, Wakil Bupati Pati H. Saiful Arifin, SE, dan sejumlah pejabat Pati.

Letjen TNI Doni Monardo menegaskan telah mengadakan diskusi dengan pihak  Perhutani untuk meneliti terkait kebencanaan di sekitar gunung Kendeng Pati. “Kalau kita bicara tentang ancaman, maka kita berada di wilayah sangat membahayakan, dimana banyak gunung berapi dan lempeng indo-pasifik,” ujarnya.

Di Indonesia, tambahnya, ada patahan kendeng mengalami kerusakan di wilayah hulunya. "Kami tertarik. Makanya kita kesini untuk mengetahui bagaimana gunung Kendeng?, Kita harus bersama-sama mencari solusi mengatasi bencana yang ada di Pati" ucap jendral TNI bintang tiga tersebut.

Sementara itu, Bupati Pati H Haryanto. SH MM  MSi mengungkapkan pegunungan Kendeng berada di  Kayen, Sukolilo dan Tambakromo. "Jika  musim hujan selalu terkena banjir. Namun pada musim kemarau, mengalami kekeringan" jelasnya.

Bupati Haryanto, bencana alam di pegunungan Kendeng merupakan dampak reboisasi yang tidak berhasil. Serta adanya  pendangkalan sungai, sehingga mengakibatkan banjir bandang.

Sebelum terbang lagi menuju Solo, kepala BNPB, Letjen TNI Doni Monardo sempat meninjau tempat persemaian bibit Perhutani Kawasan Gunung Kendeng di desa Sumbersari Kecamatan Kayen. (Cuk)

 

 

 

BERITA REKOMENDASI