Kerugian Material Rp8 M, Sumber Api Berasal Dari Ruang Kemudi

PATI, KRJOGJA.com – Jumlah kerugian material akibat terbakarnya lima kapal di pelabuhan Juwana  naik menjadi Rp 8 miliar. Kerugian tersebut didasarkan perhitungan tingkat kemahalan harga kapal. Adapun sumber api diduga keras berasal dari ruang kemudi kapal Heng Jaya yang sedang  dilakukan perbaikan.  

Kepala kantor unit Pelabuhan Juwana, Edy Sukisno S SOS MSI  ketika dihubungi Kamis (15/6) menjelaskan    kapal  yang mengalami musibah  terbakar.  Yaitu terdiri Kapal Motor Mina (KMN) Sidomulya Lestri atau biasa disebut (kapal Heng Jaya)  milik Radi Kiswoyo warga desa Pekuwon. Kemudian KMN Sido Tambah Rejeki milik H Tri Amin warga desa Bajomulya, KMN Berkas Abadi milik Iwan nelayan Pekalongan, KMN Tri Tambah Barokah  miik H Achmad Ansori desa Bajomulya. Dan KMN Rosidah Tambah Rejeki milik Dian Asih penduduk   Bajomulya.

Sebagaimana diberitakan, lima kapal terbakar di Pelabuhan Juwana Pati, Rabu (14/6) siang. Peristiwa tersebut sangat mengejutkan banyak kalangan karena berlangsung begitu cepat.  Akibat terbakarnya  lima kapal, yang masing-masing berbobot (kasko) GT 200 semula diperkirakan menimbulkan kerugian  Rp 6 miliar.

“Kerugian bisa mencapai Rp 8 miliar. Karena ada dua  kapal yang masih baru namun ikut terbakar” kata Kepala Pelabuhan Juwana, Edy Sukisno.

saksi bernama Agung menyatakan jika sumber api berasal dari kapal Heng Jaya. "Saya mendengar ada ledakan las. Tapi saya terus lari karena takut terkena percikan” ujarnya kepada wartawan.

Kepala Pelabuhan Juwana Edy Sukismo mengaku tidak tahu menahu adanya pengelasan di kapal Heng Jaya. Karena pihaknya tidak pernah menerima pengajuan ijin perbaikan kapal di lingkungan pelabuhan.(Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI