KIK Targetkan 100 Hektar Lahan Terjual Per Tahun

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL (KRjogja.com) – Kawasan Industri Kendal (KIK) sudah menyediakan lahan 700 hektar untuk didirikan perusahaan. Humas KIK Miftiharis kepada media Jumat ( 20/8) mengatakan pihaknya menargetkan 100 hektar pertahun.

 

"Target kami lahan terjual 100 tahun setiap tahun dalam 5 tahun akan akan habis terjual,"ujar Miftiharis. Saat ini baru satu perusahaan yang sudah selesai pembangunan dan siap produksi. Sedangkan tahun 2016 ini ada tiga perusahaan yang sudah memulai pembangunannya.

Dengan luasan 700 hektar akan menampung minimal 200 perusahaan, karena setiap perusahaan membutuhkan 1 hingga 2 hektar. "Untuk PMA luasan tanah harus minimal 1 hektar sedangkan untuk PMDN bisa kurang dari 1 hektar," jelasnya.

Terkait peresmian KIK oleh Presiden RI Joko Widodo yang menurut rencana akan dilaksanakan 25 Agustus 2016 mendatang pihaknya mengundang 650 calon investor baik dalam dan luar negeri, sedangkan pengusaha Singapura yang diundang sebanyak 40 Pengusaha.

Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartanto saat berkunjung ke PT Kawasan Industri Kendal (KIK) dan Pelabuhan Tanjung Kendal Jumat (19/08) pagi mengatakan, pemerintah akan terus mendorong pembangunan kawasan industri di sejumlah wilayah di Indonesia. Saat ini Jawa Barat sudah penuh sesak dengan industri, demikian juga dengan jawa timur, sementara lahan masih tersedia luas di Jawa Tengah dan Kabupaten Kendal salah satu alternatif. Perusahaan yang nantinya akan ada di Kawasan Industri Kendal yang padat karya seperti perusahaan furnitur, sparepart, makanan dan sebagainya.

"Untuk kawasan industri pemerintah pusat mendukung, saat ini jakarta dan jawa barat penuh sesak dengan banyaknya perusahaan dan pabrik yang berdiri sehingga perlu pemerataan pembangunan dngan mendekatkan perusahaan kepada pekerja,"ujar Airlangga.

Bupati Kendal Mirna Annisa sendiri berharap, progres pembangunan di KIK bisa lebih cepat serta  menampung tenaga kerja lebih banyak dari Kendal.
PT KIK  sendiri didukung Pelabuhan Tanjung Kendal, yang sudah melayani rute perjalanan Kendal Kumai. Pelabuhan niaga  yang berada di barat pelabuhan penyebrangan, nantinya menopang kawasan industri yang ada. (Ung)

BERITA REKOMENDASI