Klaster APS, Sebabkan Covid-19 Masih ‘Mengganas’ di Pati

Editor: Agus Sigit

Sementara itu, Forkompimda Pati terus melakukan monitoring ke sejumlah tempat umum untuk memberikan sosialisasi Peraturan Bupati Pati Nomor 66 tahun 2020 yang merupakan perubahan dari Perbup nomor 49 tahun 2020 tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru pada Masa Pandemi Covid-19.

“Kita utamakan sanksi sosial, diharapkan sanksi administrasi atau denda menjadi pilihan terakhir bagi warga yang kedapatan melanggar protokol kesehatan seperti tidak pakai masker berulang kali” tutur bupati Haryanto.

Beberapa sumber menyebutkan, pelaksanaan monitoring tidak bisa maksimal. Karena sejumlah tempat yang akan didatangi petugas, seperti cafe, atau tempat karaoke selalu dalam keadaan sepi.

Diduga, pergerakan tim sudah bocor sebelumnya. Karena adanya Tahu Sama Tahu (TST). Sehingga tim monitoring selalu mendapati sasaran dalam keadaan sepi pengunjung. (Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI