Kompor Pertalite Gunungwungkal Mulai Dipasarkan

PATI, KRJOGJA.com – Tim Pendamping Desa Kecamatan Gunungwungkal berhasil menemukan inovasi baru. Yakni berupa kompor gas berbahan bakar Pertalite. Penggunaan kompor ini akan lebih efisien. Karena 1 liter pertalite akan setara dengan penggunaan 3 tabung gas elpiji (melon).

"Desa Ngetuk, Jepalo, Gulangpongge, Gadu, Jepalo dan Bancak sudah mengembangkan penggunaan kompor pertalite," ungkap Koordinator Tim Pendamping Desa di kecamatan Gunungwungkal, Handoko, SE. MPd, Kamis (1/8).

Menurutnya, kompor pertalite, sangat mudah dibuat. Yaitu dibutuhkan tungku gas,   kompresor (mesin air aquarium), dan selang plastik. 

Sumbu kompor dihidupkan maka muncul pijaran api. Semburan angin dari kompresor mendorong uap pertalite menuju kompor. Lalu ditangkap pijaran api yang ada diujung kompor.

Camat Gunungwungkal,  Eko Purwantoro, SSos  menyambut baik munculnya inovasi kompor pertalite."Sehingga bisa mendorong peningkatan produksi. Misal hasil dari  kopi, madu, pupuk organik, kerajinan dari kain" ujarnya.
     
Ketua TPID Gunungwungkal, Madian, berjanji akan mengarahkan agar penggunaan Dana Desa bisa juga untuk  kegiatan inovatif. Yang terpenting  berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI