Memanas! Walikota Tegal Laporkan Wakilnya ke Polda Jateng

Editor: Agus Sigit

TEGAL, KRJOGJA.com – Perseteruan Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono dengan Wakil Walikota (Wawali) Tegal Muhammad Jumadi memanas menyusul laporan Walikota Tegal yang dialamatkan kepada Wawali Tegal ke Polda Jateng. Pemicu perseteruan itu diduga terkait penggerebekan terhadap Walikota Dedy Yon di sebuah hotel di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Dedy Yon melalui pengacaranya, Basri Budi Utomo yang juga Ketua Umum GNPK RI, menilai ada rekayasa kasus yang merugikan nama baiknya. Sementara Wawali Jumadi mengakui belum tahu laporan tersebut. “Terus terang saya tidak tahu kalau ada laporan itu. Nanti saat ada undangan dari Polda Jateng, saya sampaikan ke publik hal-hal apa saja. Tapi saya belum tahu, karena belum ada undangan dari Polda,” ujar Jumadi, Jumat (26/2).

Hingga kini Jumadi masih tetap membantah dirinya berseteru dengan Dedy Yon. “Sudah saya sampaikan ke Sekda Johardi, kalau saya siap ketemu dengan Walikota, Dedy. Ya sekaligus untuk ‘tabayun’ biar semuanya jelas dan gamblang,” tutur Jumadi, seraya menyebutkan, barangkali ada miskomunikasi antara dirinya dengan Walikota.

Ketika ditanya siapa yang mengunci pintu kantornya, Jumadi mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu itu. Sekarang saya sudah bisa berkantor lagi dan mulai fokus untuk memberi pelayanan kepada masyarakat,” tegas Jumadi.

Sesuai keterangan yang ada, Walikota Tegal Dedy melalui kuasa hukumnya melaporkan Jumadi ke Polda, Rabu (24/2) terkait dugaan rekayasa kasus yang merugikan nama baiknya. Dedy menegaskan, dirinya tetap fokus untuk menjalankan program pemerintahan di tengah perseteruannya dengan Wawali, Muhamad Jumadi.

BERITA REKOMENDASI