Menteri Susi Ajak Pemilik Kapal Cantrang Beralih Alat Tangkap

Editor: KRjogja/Gus

PATI (KRjogja.com) – Menteri KKP Susi Pujiastuti mengecek langsung pendataan ulang, verifikasi, dan validasi kapal dengan alat tangkap cantrang di pelabuhan Juwana, Kamis (1/3). Langkah tersebut sebagai upaya peralihan penggunaan alat tangkap, dari yang merusak, ke ramah lingkungan.

Selama dilakukan pendataan  di Pelabuhan Juwana, Pati selama dua hari sebelumnya, tercatat 157 unit kapal cantrang dengan 96 pemilik. 

Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengungkapkan, peraturan yang diterapkan pemerintah bertujuan  untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan. 

‎“Kalau nelayan mau "nurut" segera alih alat tangkap, maka diberikan SIPI SIKPI untuk menangkap di WPP 718,” ucap menteri Susi.

‎Dia memastikan, pemilik kapal yang bersedia beralih alat tangkap, bisa mendapatkan tambahan pinjaman dari perbankan dengan agunan yang ada. 

Sementara itu, Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Sjarief Widjaja mengapresiasi pemilik kapal cantrang di Pati yang dinilai kooperatif dalam upaya pendataan ulang ini. “Nelayan di Pati,  merupakan pelopor peralihan alat tangkap” ujarnya. 

‎Pendataan ulang perlu dilakukan karena kapal-kapal di Pati umumnya berukuran besar, yaitu antara 60 GT, 80 GT, 150 GT, bahkan hingga 187 GT. Akan tetapi, tidak satu pun dari kapal tersebut yang memiliki izin pusat, artinya mengambil ukuran di bawah 30 GT alias markdown. 

‎Dirjen Sjarief menambahkan, selain Pati, kapal eks cantrang dari daerah lain seperti Cilacap, Probolinggo, Indramayu, Cirebon, dan Rembang juga telah beralih ke Perairan Dobo. Setidaknya di Dobo saat ini terdapat sekitar 1.100 kapal dari berbagai daerah. (Cuk)
 

BERITA REKOMENDASI