Meski Sederhana Selamatan Giling Tebu di Tjepiring Tetap Digelar

KENDAL, KRJOGJA.com – Selamatan giling sudah menjadi tradisi sebagai awal mulainya proses penggilingan tebu dan produksi gula. PG Tjepiring atau PT Industri Gula Nusantara melestarikan tradisi tersebut setiap tahunnya meski dengan kesederhanaan.

Baca Juga: Gula Rafinasi Bocor ke Pasar, Pemerintah Didesak Bertindak Tegas

Tradisi ini merupakan perwujudan rasa syukur masyarakat sekitar dan suatu bentuk permohonan yang khusus kepada sang pencipta agar pelaksanaan proses giling tebu yang dilaksanakan pada mendapat ridho dan barokah sesuai dengan harapan yang telah direncanakan. 

Selain itu juga bisa memberikan manfaat yang sebesar-besarnya kepada karyawan, petani, mitra, pemerintah dan masyarakat luas.

Ketua APTRI Kendal Tardi mewakili para petani tebu mengapresiasi PG Tjepiring yang akan memulai giling tebu dengan mengatakan, "Para petani tebu yang ada di wilayah Kendal dan sekitarnya sangat terbantu dan berbahagia dengan akan dimulainya giling tebu di PG Tjepiring ini," ujar Tardi, Kamis (22/8/2019).

Pihaknya juga menyampaikan pada persiapan giling tahun 2019 PG Tjepiring telah melaksanakan berbagai macam perbaikan dan strategi pencapaian, baik dari sisi On Farm maupun Off Farm. Sejauh ini telah dilakukan penyempurnaan-penyempurnaan peralatan pengolahan yang ada di dalam pabrik. APTRI berharap dengan berbagai perbaikan tersebut mampu memberikan hasil positif pada tahun ini untuk semua pihak.

Sementara itu Camat Cepiring Nung Tubeno mengungkapkan bahwa beroperasinya kembali PG Tjepiring telah memberikan manfaat yang nyata terhadap masyarakat kecamatan Cepiring. "Masyarakat Cepiring diharapkan dapat mendoakan dan memberikan support kepada PG Tjepiring demi kelangsungan dan keberadaan pabrik ini yang merupakan icon kebanggaan Cepiring," jelas Nung. 

Baca Juga: Pabrik Gula Barongan Ungkap Potret Bantul Masa Lalu

Nung Tubeno juga menyampaikan untuk mengolah limbah cair yang aman bagi lingkungan PG Tjepiring sudah melakukan terobosan dengan menambah instalasi air limbah baru dengan teknologi mutakhir yaitu dengan sisitem MBBR (Moving Bed Biofilm Reactor) yang siap beroperasi tahun ini. (Ung)

BERITA REKOMENDASI