Minimilasir Kendala Hujan, Pembangunan Jembatan Diminta Dipercepat

KUDUS, KRJOGJA.com – Kegiatan atau proyek pembangunan dan rehabilitasi sejumlah jembatan di bawah kendali Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang  (PUPR) Kabupaten Kudus diminta dipercepat. Akselerasi percepatan dilakukan untuk meminimalisir berbagai kendala menyusul mulai datangnya musim hujan.

Hal itu diungkapkan Plt Kepala Dinas PUPR Kudus, Heru Subiyantoko, Kamis (4/10/2018) saat memantau pembangunan sejumlah jembatan. Antara lain rehabilitasi jembatan Rogomoyo, penghubung Winong Kecamatan Kaliwungu- Padurenan Kecamatan Gebog, serta pembangunan dua jembatan ruas Desa Purworejo – Universitas Muria Kuduis (UMK) Kecamatan Bae.

Percepatan pembangunan jembatan harus dilakukan agar tidak melampaui tahun anggaran. Sebab, proses lelang dan awal pelaksanaan pekerjaan mengalami keterlambatan. “Pekerjaan proyek jembatan terus kami lakukan pantauan. Jangan sampai pekerjaan menjadi terhambat karena sungai atau saluran di bawahnya bajir akibat datangnya hujan,” ujarnya.

Menurutnya, tahun 2018 ini, terdapat 11 kegiatan pembangunan dan rehabilitasi jembatan dengan alokasi anggaran mencapai Rp 9,65 miliar.

Pelaksana Kegiatan Rehabilitasi Jembatan Winong- Padurenan dari CV Lingkar Matra, Anang Suhartono mengatakan, pihaknya optimistis pekerjaan rampung sebelum masa kontrak habis pertengahan Desember 2018. “Kami usahakan pertengahan November sudah rampung, atau satu bulan lebih cepat dari jadwal kontrak. Saat ini dari target 22 persen, progres pelaksanaannya sudah mencapai 30 persen,” terangnya.

Jembatan Rogomoyo menjadi akses penting penghubung dua kecamatan, yakni Kaliwungu dengan Gebog. Melalui jalan yang melintasi jembatan itu, waktu tempuh warga dari Desa Padurenan (Gebog) dan sekitar yang bepergian ke Jepara lewat Kaliwungu, tidak perlu memutar sehingga waktu tempuhnya lebih pendek.

Jembatan Rogomoyo memiliki panjang 12 meter dan lebar 6 meter. Sebelumnya jembatan hanya memiliki panjang 10 meter dan lebar 5 meter. Rehabilitasi jembatan itu menelan dana Rp 959,358 juta.(Trq)

BERITA REKOMENDASI