Naik Motor Terjebur Sungai, Seorang Ibu Meninggal Dunia

GROBOGAN, KRJOGJA.com – Kecelakaan tragis menimpa Safrina (15) dan ibunya Supiyem (47). Ketika berboncengan, sepeda motor yang mereka naiki rodanya selip karena jalan licin lalu keduanya terjebur ke dalam sungai. Namun naas menimpa Supiyem. Ia ditemukan tewas pada Selasa (23/10/2018) dini hari, atau 6 jam setelah kejadian. Sedangkan Safrina selamat.

Menurut informasi, sebelum kejadian, ibu dan anak warga Dusun Beru Desa Genengadal Kecamatan Toroh Grobogan itu berboncengan sepeda motor Nopol 4145 NZ melewati jalan tepi sungai Dusun Dawung Desa Sugihan Kecamatan Toroh. Saat itu turun hujan deras. Diduga karena buru-buru, roda depan tiba-tiba selip. Keduanya langsung kejebur ke dalam sungai selebar 6 meter dan dalam sekitar 3 meter.

Safrina sempat teriak minta tolong kepada beberapa warga yang saat kejadian tengah berteduh di warung yang tidak jauh dari sungai. Ia berhasil diselamatkan warga. Sedangkan ibunya terseret arus ke arah hulu dan tidak terlihat oleh warga. “Saat kejadian, arus sungai cukup deras dan hari sudah gelap,” jelas Kasat Reskrim Polres Grobogan AKP Maryoto, Selasa (23/10/2018).

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Pores, dan PMI bersama belasan warga  berusaha mencari korban dengan cara menyisir sungai ke arah hilir. Korban baru ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB di pintu sarangan saluran irigasi  Dusun Dawung Desa Sugihan, atau sekitar 2 kilometer dari lokasi terceburnya korban sudah dalam keadaan meninggal.

“Korban meninggal murni karena tenggelam terbawa arus. Jenazah korban sudah dimakamkan ahli waris. Sedangkan korban selamat masih dirawat di Puskesmas Toroh 1,” ungkap AKP Maryoto. (Tas)

BERITA REKOMENDASI