Oknum Perangkat Desa Ketahuan Pungli Pengurusan IMB, Kok Bisa?

KENDAL, KRJOGJA.com – Pungutan liar atau pungli terjadi di Kecamatan Cepiring Kabupaten Kendal. Pungutan yang tidak seharusnya dilakukan itu terjadi untuk melancarkan pengurusan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB), sebuah bangunan rumah di Desa Botomulyo. Camat Cepiring Helyudin membenarkan adanya pungli yang dilakukan bawahanya, ada lima orang yang menerima uang dan ada satu orang perangkat desa Botomulyo.

“Setelah saya mengetahui adanya pungli, pihak yang menerima dan yang memberi saya kumpulkan dan langsung saya suruh mengembalikan,” ujar Helyudin, Rabu (19/5/2021). Jumlah yang dikeluarkan oleh pihak yang mengajukan IMB sebesar Rp 900 ribu padahal untuk mengurus IMB rumah tinggal hanya sekitar Rp 250 ribuan.

Helyudin menyesalkan adanya kejadian tersebut, karena dirinya tidak mengetahui kalau ada pungli tersebut. Pihaknya mengetahui adanya pungli justru karena ditegur oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto saat rapat para camat. “Pembinaan terus kami lakukan namun demikian ulah oknum selalu saja ada, hal ini berawal dari perangkat desa atau kasus Botomulyo yang katanya dipasrahi untuk mengurus IMB, namun rupanya yang bersangkutan dititipi uang untuk mengurus dan kemudian memberikan kepada staf kecamatan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI