Pemilihan Ketua Pasopati , 6 Suara Tidak Syah Dan 4 Pemilih Tidak Hadir

Editor: Agus Sigit

PATI, KRJogja.com – Dari penghitungan suara pemilihan jabatan Ketua Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati), ternyata ditemukan 6 kartu suara rusak (tidak syah), dan 4 kades ijin (tidak datang) karena sakit.

“Enam suara tidak syah, karena tidak ditulis nama calon yang dipilih. Dan ada juga yang memilih lebih dari satu nama calon”. Demikian ditegaskan ketua Panpel pemilihan, H Nabiyanto SH, Kamis (23/9).

Dalam penjelasannya kepada wartawan, Nabiyanto memastikan jika semua panpel tidak mendapatkan honor sepeserpun. Sehingga dalam proses pemilihan tersebut hanya menghabiskan dana Rp 13 juta.

“Sumber dana berasal dari kas organisasi Rp 8 juta. Dan bantuan Dwi Totok (ketua lama) Rp 5 juta”. Demikian ditegaskan ketua Panpel pemilihan, H Nabiyanto SH, Kamis (23/9).

Sebagaimana diberitakan media ini, Pandoyo (kades Tegalharjo kecamatan Trangkil) terpilih menjadi ketua Pasopati, periode 2021-2026. Penyelenggaraan pemilihan, berlangsung Sabtu (18/9) lalu. Sebanyak 401 kades memberikan hak suara di 21 kecamatan. Kemudian dilakukan penghitungan suara di 5 kawedanan. Pandoyo memperoleh dukungan 214 suara. Kemudian Sutrisno 127, Saman 28, Ahmad Rifai 21 dan Maksum mendapatkan 1 suara.

LPJ Sementara itu, wakil ketua Panpel, Mubaligh menyatakan akan segera membuat Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) mengenai pelaksanaan pemilihan ketua Pasopati.

“LPJ akan dikirim ke anggota Wali Pasopati (ketua kecamatan). Berisi masalah penggunaan anggaran, dan hasil pemilihan” ujarnya. (Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI