Pengundian Nomor Urut Pilkada Kendal Dijaga Ketat

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRJOGJA.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal membatasi jumlah pendukung yang ikut dalam pengundian nomor urut pasangan calon bupati dan wakil bupati Kendal, Kamis (24/9). Hanya pasangan calon bupati dan wakil bupati dan satu orang tim kampanye yang boleh masuk.

Tidak hanya itu, pendukung dilarang mendekat ke kantor KPU dengan pengawalan ketat. Selama pelaksanaan pengundian nomor urut, protokol kesehatan juga dijalankan dengan ketat.

Didalam ruangan hanya pasangan calon bupati dan wakil bupati serta seorang tim kampanye dan anggota KPU serta Bawaslu saja. Dengan menggunakan masker dan kaos tangan, pengundian nomor urut dilaksanakan berdasarkan urutan kedatangan. Pasangan Dico M Ganinduto-Windu Suko Basuki yang datang lebih awal mengambil urutan pengambilan nomor urut pertama, dilanjutkan pasangan Ali Nurudin-Yekti Handayani dan terakhir pasangan Tino Indra Wardono-Muh Mustamsikin.

Pengambilan urutan mengambil nomor urut dilakukan calon wakil bupati. Untuk mengambil nomor urut peserta pilkada dilakukan calon bupati dengan kesempatan pertama pada pasangan Ali Nurudin-Yekti Handayani, dilanjutkan pasangan Tino Indra Wardono-Muh Mustamsikin dan terakhir pasangan Dico M Ganinduto-Windu Suko Basuki.

“Dalam pengundian nomor urut peserta pilkada pasangan Dico M Ganinduto-Windu Suko Basuki mendapat nomor urut satu, kemudian pasangan Ali Nurudin-Yekti Handayani mendapat nomor urut dua serta pasangan Tino Indra Wardono-Muh Mustamsikin mendapatkan nomor urut tiga,” ujar Ketua KPU Kendal, Hevy Indah Oktaria.

BERITA REKOMENDASI