Petani Belum Paham Gunakan Kartu Tani

PATI, KRJOGJA.com –  Para petani di Kabupaten Pati masih banyak yang belum memahami, termasuk menggunakan kartu tani. 

"Terutama saat ingin menebus pupuk subsidi. Maklum saja,  petani setiap harinya kerja di sawah, jadi wajar kalau mereka kebingungan kalau disuruh menyetorkan uang ke bank dulu, untuk menebus pupuk bersubsidi" kata Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Ngadono, Selasa (18/07/2017).

Ngadono berharap pemkab Pati melakukan sosialisasi tentang cara pengunaan, serta manfaat kartu tani. "Pemkab Pati harusnya mengadakan  sosialisasi di desa, supaya para petani  paham mengenai  cara penggunaanya dan apa saja manfaat  kartu tani" tambah Ngadono.
      

Kelompok Jabatan Fungsional Dinas Pertanian Pati, Pujo Cahyono mengatakan, keberadaan Kartu tani sebenarnya sangat membantu petani guna mendapat jaminan subsidi pupuk dari pemerintah, sehingga tidak perlu membeli pupuk di luaran dengan harga mahal. 
      
Menurut Pujo Cahyono, cara pembelian pupuk  memang berbeda. Karena setiap pemegang kartu tani harus setor atau transfer dulu ke rekening bank untuk mengambil jatah pupuk subsidi.

Pujo Cahyono menambahkan, pupuk bersubsidi yang disalurkan melalui pengecer  memiliki kualitas bagus. "Jika tanpa subsidi harganya bisa diatas Rp 200 ribu. Tetapi karena sudah ada subsidi dari pemerintah, maka petani hanya menebus Rp. 90 ribu,  tergantung jenis pupuk yang ditebus" paparnya.(Cuk)

 

 

BERITA REKOMENDASI