Pilkada Rembang Masuk Katagori Paling Rawan

REMBANG, KRJOGJA.com – Pemetaan Indek Kerawanan Pemilu (IKP) yang dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Rembang mengkategorikan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) setempat yang akan digelar Desember mendatang, berada di urutan kelima paling rawan di Provinsi Jawa Tengah.

“Ada empat dimensi menentukan tingkat kerawanan, Yaitu konteks kosial, konteks politik dengan infrastruktur daerah. Dan konteks pandemi” ungkap Anggota Bawaslu Rembang, Maftuhin, Kamis (9/7).

Dia menjelaskan Pilkada Rembang berada pada kerawanan tinggi untuk dimensi konteks politik, dengan skor 61,64. Pada dimensi ini, Kabupaten berada di urutan kelima dari 21 kabupaten/kota se Jawa Tengah yang menyelenggarakan Pilkada 2020.

Pada dimensi konteks sosial dan infrastruktur, Rembang berada pada kerawanan sedang. Untuk dimensi konteks sosial memiliki skor 44,44, dimensi konteks infrastruktur memiliki skor sebanyak 43,90. Adapun dimensi konteks pandemi memiliki skor 40,46 dengan status rendah.

Bawaslu berharap IKP bisa menjadi pegangan banyak pihak, sebagai upaya strategi dalam pengawasan tiap tahapan penyelenggaraan Pilkada 2020. “Penyelenggaraan Pilkada 2020 di masa pandemi, direkomendasikan untuk memastikan penyelenggara, peserta, pendukung, dan pemilih menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan tahapan pemutakhiran dan penyusunan data pemilih” ujar Mafthuhin. ( Cuk / Ags ).

BERITA REKOMENDASI