PNS Ajukan Cerai, Bupati Rembang Prihatin

Editor: KRjogja/Gus

REMBANG (KRjogja.com) – Bupati Rembang Abdul Hafid menyatakan rasa prihatin terhadap para PNS/ASN (aparatur sipil negara) yang mengajukan proses cerai,baik itu gugat cerai pihak wanita maupun pria. Rasa prihatin tersebut dikemukakan Bupati di berbagai kesempatan baik apel maupun tarawih keliling kemarin. 

"Seorang pegawai negeri sipil mestinya mampu dan bisa menjadi contoh atau panutan dimana dia tinggal. Kalau rumah tangga terus ribut dan ujung-ujungnya cerai, tentu menjadi pergunjingan warga. Saya heran,masak dalam waktu satu minggu ini sudah ada empat pasangan pegawai yang mengajukan perceraian," kata Hafid.

Dalam berbagai kesempatan Bupati mengimbau kepada aparatur untuk lebih bisa mengendalikan diri,terlebih di bulan ramadan seperti sekarang ini. Jika para pegawai begitu tentu bagi masyarakat umum akan lebih banyak tingkat perceraiannya. Sementara itu secara terpisah Kepala BKD Kabupaten Rembang saat dihubungi KR Selasa kemarin menyebutkan jika pernyataan Bupati benar adanya. 

"Bahkan antara periode bulan januari hingga Mei tahun ini sudah terdapat 11 pasangan PNS yang mengajukan perceraian dan kepada mereka tetap kita mediasi,tetapi kalau itu jalan yang terbaik tentu kita tidak bisa mengelak," jelas Suparmin.

Sementara itu di tahun 2016 juga terdapat angka belasan PNS di Kabupaten Rembang yang sudah melakukan perceraian. Sejauh ini belum terungkap motif mereka mengajukan cerai, apakah ekonomi atau perselingkuhan. (ags)

BERITA REKOMENDASI