Program Penanggulangan Bencana, BPI Raih Penghargaan Dari PMI

BATANG, KRJOGJA.com – PT Bhimasena Power Indonesia (BPI) berhasil meraih penghargaan dari Palang Merah Indonesia (PMI). Penghargaan itu diberikan berkat partisipasi aktif BPI terhadap aktivitas penanggulangan bencana pada  program Pengurangan Resiko Bencana Berbasis Masyarakat (PERTAMA) di area terdampak pembangunan proyek PLTU Jawa Tengah 2 x 1.000 MW.

"Partisipasi BPI pada program PERTAMA merupakan wujud komitmen perusahaan dalam mengajak masyarakat untuk bersama-sama membangkitkan kepedulian terhadap kawasan pesisir,” ujar Direktur Operasional BPI Shiroki Yamashita. Penghargaan berupa Piagam Apresiasi itu diberikan bersamaan dengan kegiatan penanaman 6.000 pohon mangrove dan 1.500 pohon cemara di Muara Kalisono, Desa Ujungnegoro, Batang, Jawa Tengah.

Adapun program PERTAMA tersebut adalah program inisiatif Palang Merah Amerika dan USAID yang dimulai sejak 2016 di kawasan Batang. Program tersebut merupakan aktivitas peningkatan kapasitas bagi masyarakat dalam menghadapi bencana dengan membentuk relawan Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT). 
Pelatihan yang diberikan antaran lain seputar penanggulangan bencana, pemetaan desa, kampanye Penyadaran Resiko Bencana (PRB), penyusunan Peraturan Desa mitigasi skala kecil, serta penguatan hutan pantai melalui penanaman mangrove dan cemara.

 "Kami berharap agar program ini dapat mendorong masyarakat untuk semakin peduli terhadap program penanggulangan bencana di kawasan pesisir," ujar Yamashita.

Program tersebut diterapkan oleh PMI Kabupaten Batang di Desa Karangasem dan Desa Klidang Lor. BPI sendiri bekerja sama dengan PMI Batang untuk mengadopsi program tersebut di dua desa, yakni Desa Ujungnegoro dan Desa Kedungsego Dukuh Roban Barat (*)

 

BERITA REKOMENDASI