Puluhan Ribu Warga rembang Kesulitan Air

Editor: Ivan Aditya

REMBANG, KRJOGJA.com – Kemarau panjang hingga memasuki bulan November belum juga ada turun hujan, menyebabkan puluhan ribu warga di wilayah ini kian terhimpit soal ketercukupan air bersih. Pihak PDAM (perusahaan daerah air minum) Kabupaten Rembang sendiri seakan tersudut dengan kian menipisnya sumber ar baku untuk pelanggannya.

"Sehingga mau tidak mau kami sudah menerapkan sistem buka tutup (bergiliran) sejak  bulan Agustus kemarin," jelas Dirut PDAM Kabupaten Rembang Moch Affan saat ditemui kemarin.

Sementara itu data yang ada di BPBD (badan penanggulangan bencana daerah) Kab Rembang diperoleh keterangan,tercatat 74.450 warga dinyatakan kesulitan air bersih. Plt Kepala BPBD Pramujo menyatakan,menurut catatan terdapat 61 desa menyatakan krisis air bersih.

Sementara dana dari APBD Rembangyang disiapkanuntuk kebutuhan darurat dinyatakan sudah habis termasuk bantuan CSR dari BUMN maka pihak BPPD menseleksi desa-desa yang mengajukan bantuan air bersih. " Memang kami juga mendapatkan bantuan dari Pemprov Jateng sebanyak 200 tangki air bersih,tetapi kami akan melakukan survey terhadap desa-desa yang meminta droping air bersih,keterbatasan air bersih membuat kami harus selekstif," kata Pramujo.

Sementara untuk pelanggan air bersih dari PDAM harus bersabar,karena air mengalir semakin kecil debitnya,sehingga air mengalir satyu minggu dua kali. Banyak warga yang membeli air di luar secara rombongan, termasuk dipedesaan dimana sumber di sejumlah sumur juga mengering. (Ags)

BERITA REKOMENDASI