Rem Blong, Minibus Terjun Jurang

KUDUS, KRJOGJA.com – Musibah bus terbalik kembali terjadi di Kudus. Setelah kecelakaan bus Indonesia jurusan Surabaya – Jepara menabrak sepuluh kendaraan dan terguling di Proliman Tanjungkarang Kecamatan Jati Kudus yang merenggut korban lima tewas dan 44 penumpang luka berat dan ringan, Senin (4/9/2017) sore kejadian serupa terjadi di Desa Tergo, Kecamatan Dawe, Kudus.

Dalam persitiwa itu, mikrobus Bayu Samudra bernopol K 1103 HA yang dikemudikan Muhammad Saubar (28) wargga Desa Tunggu, Kecamatan Penawangan, Grobogan, mengangkut 30 orang rombongan peziarah ke Makam Sunan Muria Kudus, Desa Colo kawasan pegunungan Desa Dawe Kudus. Usai dari Colo, rombongan rencananya meneruskan perjalanan ziarah ke Makam Mbah Kiai Mutamaqin, Desa Kajen Pati.

Naas ketika mikrobus yang ditumpangi rombongan turun melintas di tikungan berbentuk huruf S Desa Tergo Dawe, mengalami rem blong dan masuk ke jurang sedalam 5 meter dan terbalik. Tiga orang mengalami luka berat dan dilarikan ke rumah sakit, yaitu Murgi (35) patah tangan kanan, serta  Rumini (50) dan Kirman (45) luka wajah dan tangan, ketiganya warga Desa Sumberejo Sari, Kecamatan Karangrayung, Grobogan.

Kapolres Kudus Agusman Gurning melalui Kapolsek Dawe AKP Suharyanto mengatakan, saat kejadian bus melaju sedang. “Bus celaka karena rem blong. Tiga korban luka parah dilarikan ke rumah sakit. Sedang mereka yang luka ringan dan selamat langsung dijemput pulang dengan bus cadangan,” katanya.

Salah seorang peserta rombongan Ny Marmonah (62) mengungkapkan, para peziarah merupakan jamaah kelompok Yasinan RT 03 RW 10 Dukuh Mendung Desa Sumberejo Sari Grobogan. Mereka bertujuan ke makam Sunan Muria Kudus dan Mbah Kiai Mutamaqin Kajen Pati.(Trq)

BERITA REKOMENDASI