RI Adalah Bangsa Yang Kehilangan Dongengnya

PATI, KRJOGJA.com – Ngaji Budaya Suluk Maleman di rumah Habib Anis Bahasin Pati selalu menampilkan sesuatu yang berbeda. Tak sekadar mengaji (diskusi), namun juga sempat memutar film Mata Jiwa. Film tersebut digarap oleh anak-anak Omah Dongeng Marwah.  

"Dalam forum (halaqah) pengajian Omah Dongeng Marwah juga ditampilkan tarian yang menurut mereka juga berbahan dasar dongeng" kata habib Anis BS, Selasa (19/12).

Pembicara Edi Prayitno mengaku prihatin kian memudarnya tradisi dongeng yang menjadi salah satu kekayaan budaya bangsa ini. Menurutnya dongeng “zaman dulu” meski disebutkan cerita yang tidak didasarkan fakta namun selalu mengajarkan tentang kebaikan. 

"Namun di zaman ini sudah hampir tidak ada lagi. Cerita-cerita karangan sekarang justru banyak yang berubah menjadi cerita untuk saling membenci kelompok lain" tutur Edi Prayitno.
       

"Dongeng yang diajarkan zaman dulu justru bisa memperbaiki banyak hal. Secara tidak sadar banyak hal-hal baik yang akan terekam pada memori otak anak. Maka gerakan mendongeng perlu diajarkan dan ditradisikan kembali" ucapnya lagi.

Sastrawan Semarang Budi Maryono  mengamini pentingnya cerita dongeng. Menurutnya negara ini sudah kehilangan imajinasi. Banyak hal-hal yang kemudian rawan konflik lantaran diterjemahkan begitu sempit. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI