Ribuan ABK Juwana Kini Menganggur

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – Ratusan kapal cantrang beserta ribuan anak buah kapal menganggur di pelabuhan Juwana Pati. Hal tersebut dampak  habisnya batas toleransi pengunaan alat tangkap cantrang pada 31 Desember 2017 lalu. Mereka tidak berani melaut karena takut terkena perkara hukum.

Keterangan yang dihimpun menyebutkan para pemilik kapal sengaja meminta ABK-nya untuk menyandarkan kapal, sehingga menyebabkan ABK harus mengangur dirumah. ‎Kalangan pemilik kapal di Juwana mengakui jika kondisi adanya ribuan nelayan yang menganggur, sebelumnya memang sudah diprediksi.

Hal itu sebagai akibat  terbitnya Peraturan Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) Nomor 2 Tahun 2015, tentang pelarangan penggunaan alat tangkap jenis cantrang. ‎"Permen KKP itu  sangat tidak berpihak nelayan cantrang" kata ketua nelayan Juwana, Rasmijan kepada KRJOGJA.com, Kamis (04/01/2017).

‎Tercatat sebanyak 150 unit kapal cantrang bersandar di pelabuhan Juwana. Akibatnya  membuat pelabuhan Juwana penuh sesak di perairan.

‎"Pemerintah pusat harus mengkaji lagi dampak Permen KKP nomer 2/2015. Harus ada kebijaksanaan lagi, karena ini menyangkut nasib banyak orang" ucap penggerak nelayan Juwana, Hadi Sutrisno. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI