Santunan City Gas PGN Molor Lagi

BLORA (KRjogja.com) – PT Perusahaan Gas Negara (PGN) pada Proyek Pengembangan Gas Jawa (PPGJ) Pertamina EP Asset 4 Field Cepu yang melakukan ekplorasi di Desa Sumber, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora kembali tidak menunjukkan sikap profesional. Padahal proyek 'city gas' atau pemberian gas murah kepada warga  menemui kendala. Bahkan warga meminta Bupati Blora Joko Nugroho (kokok) mengurai kemacetan tersebut.

Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Kabupaten Blora Setyo Edy didampingi Kepala Seksi Migas Jati Walujastono saat ditemui Rabu kemarin membenarkan tentang kemacetan perihal pemberian gas murah kepada warga disekitar proyek. Warga sekitar,kata Jati,tetap meminta harga gas yang dibayar sesuai dengan sosialisasi pihak PGN dan Pemkab Blora sebesar Rp 100 ribu yang juga sepengetahuan Bupati Blora,Joko Nugroho.
     
"Pemasangan pipa baru berjalan untuk 86 pelanggan. Padahal sambungan pipa yang dijanjikan PGN mencapai ratusan pelanggan dan biaya termasuk keterlambatan oleh PGN dipatok Rp 300 ribu per pelanggan. Ini pasti akan menjadi masalah baru bagi warga,karena warga tetap berpedoman harga Rp 100 ribu kompor menyala,” kata Jati.
     
Diperoleh keterangan,disamping untuk pelanggan kota,desa desa di rimg satu akan tersalurkan sambungan gas diantaranya desa Mojorembun,Kemantren di Kecamatan Kradenan, Desa Wado,Kemantren,Pulo dan Tanjung di Kecamatan Kedungtuban serta Desa Kapuan di Kecamatan Cepu. (Ags)

BERITA REKOMENDASI