SatpolPP Pati Marathon Rapat Soal Pembongkaran LI Margorejo

Editor: Agus Sigit

PATI, KR Jogja Com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pati menggelar rapat secara marathon guna membahas rencana pengosongan lokalisasi terbesar di Pantura timur, Lorong Indah (LI) Margorejo.

“Rabu ini dibahas ditingkat muspika Margorejo. Hari Kamis (5/8), akan ada rapat lagi, ditingkat forkompimda”. Demikian ditegaskan Kepala SatpolPP Pati, H Sugiyono AP MSI, Rabu (4/8).

Sejumlah tomas dan ormas meminta agar kawasan mucikari Lorong Indah Margorejo, harus dibongkar. Keberadaan LI tersebut, mencemari nama kota Pati, karena kesohor sebagai tempat esek-esek di Pantura timur.

LI Margorejo terdapat puluhan rumah yang memperkerjakan sekitar 250 perempuan penghibur. Mereka lebih banyak datang dari luar Pati. Seperti dari Bandung, Tuban, Jepara, Kudus dan Semarang.

Sebelumnya, Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Pati, Yusuf Hasyim, mendukung penutupan lokalisasi Lorong Indah. “Semua ormas mendukung penutupan LI Margorejo” ujarnya.

Kepala SatpolPP Pati mengungkapkan, jika keberadaan kawasan LI Margorejo menyalahi aturan tataruang Pemkab Pati. Selain bangunan tidak ada IMB, juga areal tersebut sebenarnya merupakan lahan pertanian (lahan hijau).

Sugiyono menambahkan, sebelum dilakukan pengosongan, pihaknya sudah meminta pemilik kafe-kafe yang berada dikawasan LI untuk membongkar sendiri bangunan. “Namun jika mereka membandel, maka akan diterapkan UU TataRuang. Dalam pasal 69 disebutkan, setiap orang yang tidak mentaati rencana tataruang dapat dipidana paling lama 3 tahun dan denda Rp500 juta” ujarnya.

“Kalau harapan pak Bupati Haryanto, penanganan LI tidak sampai ke ranah hukum. Yakni penghuni LI mentaati aturan, dengan cara menutup usahanya sendiri” ucap Sugiyono.( Cuk ).

 

 

BERITA REKOMENDASI