Sedimentasi Tinggi, Kali Kendal Dikeruk

Editor: Ivan Aditya

KENDAL (KRjogja.com) – Sedimentasi di Kali Kendal semakin tinggi sehingga jika hujan datang sungaipun dangkal dan air meluap ke pusat Kota Kendal. Hal ini menyebabkan setiap kali hujan, apalagi Kendal bagian atas curah hujannya tinggi maka dipastikan Kendal aka banjir. Olah karenanya pengerukan sedimentasi adalah cara yang paling gampang dan harus dilakukan secara rutin.

Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jateng melakukan normalisasi Kali Kendal atas permintaan Pemkab Kendal. Proyek senilai Rp850 Juta tersebut dikerjakan oleh CV Rizki Kurnia Utama, dengan jangka waktu pengerjaan 150 hari kalender.

Proses normalisasi dikerjakan dengan cara melakukan pengerukan endapan sedimentasi yang ada di Kali Kendal. Kegiatan ini sebagai bagian untuk saran pengendalian banjir dan pengamanan pantai.

Arif Purwanto petugas lapangan yang megerjakan normalisasi Kali Kendal tersebut Sabtu (27/08/2016) mengatakan, pengerjaan normalisasi sendiri harusnya dilaksanakan sejak awal Agustus ini. Namun, pihaknya diminta Pemkab Kendal untuk menunda pengerjaannya selepas perayaan HUT ke71 Kemerdekaan RI pada 17 Agustus.

"Proyek seharusnya kali laksanakan Agustus, namun pada waktu itu akan ada kegiatan perayaan HUT RI sehingga diminta menundanya seminggu setelahnya. Pengerjaan akan dilakukan mulai dari Masjid Agung Kendal hingga pertengahan Jalan Pahlawan I atau seluas 1,2 Kilometer,"ujar Arif.

Pihaknya mengaku kesulitan mengerjakan pengerukan, hal ini karena sudah padat dengan rumah peduduk. Alat berat yang digunakanpun tidak semua menggunakan alat berat yang berukuran besar namun ada beberapa yang ukuran kecil. "Di beberapa tempat sepanjang Kali Kedal kami menggunakan ala berat ukuran 12 meter atau ukuran besar namun juga ada beberapa yang ukuran kecil," lanjutnya. (Ung)

BERITA REKOMENDASI