Seleksi Perangkat Desa Korowelang Anyar Bermasalah, Ada yang Curang?

KENDAL, KRJOGJA.com – Pengakuan Neng Setyani jika dirinya tidak pernah merevisi atau mengubah jawaban pada saat pelaksanaan Computer Assist Test (CAT) dibantah oleh Kepala Desa Korowelang Anyar Eko Tri Hardono. Kepada media Eko Senin (13/12/2021) menjelaskan saat mengetahui nilai dua perserta sama yaitu Ning Setyani dengan Sekar Septianing Putri yaitu 77, langsung dirapatkan untuk menentukan siapa yang lolos. Rapat dilakukan antara Ketua Ketua Tim Penjaringan dan Penyaring Perangkat Desa (TP3D), BPD dan Kepala Desa. Secepatnya dilakukan agar tidak ada saling klaim yang nanti berakibat tidak baik.

“Dalam rapat tersebut Neng Setyani membuat pengakuan bahwa dirinya bisa mendapat nilai 77 karena merevisi jawaban dan salah, padahal saat itu nilainya sudah mencapai 78,” ujar Eko.

Dirinya mengaku heran karena di media Neng Setyani tidak mengakui kalau merubah jawaban dan hasilnya salah sehingga mengurangi nilai. “Pemberitaan itu sempat viral dan membuat tidak nyaman sehingga perlu kami luruskan agar aituasi desa kondusif,” lanjutnya. Pihaknya mempersilahkan kepada pihak manapun untuk menanyakan jika memang merasa ada kesalahan.

Terkait kasus ini Kepala Desa Eko sudah dipanggil kejaksaan dan dimintai keterangan, namun dirinya merasa sudah sesuai dengan prosedur. Kemudian dijelaskan penentuan pemenang saat itu juga dikembakikan sesuar Perbup yaitu melihat hasil Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dan nikai Sekar yang saat sudah menjabat Sekretaris Desa lebih tinggi dari Neng Setyani.

Hal senada juga dikatakan Ketua BPD Korowelang Anyar Muadhom, dirinya mengaku senang bisa klarifikasi terkait hasil tes CAT. “Saya melihat sendiri dan mendengar pengakuan Neng Setyani bahkan sempat meminta maaf kepada Kepala Desa karena sudah berprasangka buruk,” ujar Muadhom.

BERITA REKOMENDASI