Sirekap Terganggu, KPU Rembang Hitung Manual

Editor: Ivan Aditya

REMBANG, KRJOGJA.com – Rekapitulasi penghitungan hasil pilkada Kabupaten Rembang yang dilaksanakan KPU di Gedung Balai Kartini Jl Sudirman, Selasa (15/12/2020) sempat terhenti. Pasalnya, sistem sirekap yang digunakan dalam Pilkada 2020 sempat mengalami gangguan. Karena gangguan belum bisa diatasi, akhirnya penghitungan dilakukan secara manual.

Kondisi ini cukup mengganggu. Hingga pukul 16.00 KPU hanya mampu menghitung suara di 5 kecamatan yaitu Kecamatan Sumber, Bulu Gunem, Sale dan Sarang. Dari 5 kecamatan tersebut pasangan nomer 1 Harno Bayu meraup 62.171 suara, sementara pasangan nomer2 Abdul Hafid / Hanis Cholil Barro meraih 64.843 suara.

Komisioner KPU Rembang, Zainal Abidin menyebutkan, penghitungan manual akan dilanjutkan besuk Rabu (16/12) ditempat yang sama dengan pengawalan ketat aparat baik dari Polres maupun Kodim jalannya perhitungan suara berjalan tertib. Dalam penghitungan suara di tingkat kabupaten saksi paslon Harno- Bayu, Ali Ircham sempat protes soal kotak suara tidak disegel dari Kecamatan Sale. Namun persoalan tersebut disebut-sebut sudah diselesaikan di tingkat Bawaslu dan KPU. Karena suarat suara masih utuh dan hanya rusak di perjalanan yang jauh. Mungkin karena tergesek.

Jika mengacu data rekapitulasi hasil Pilkada Rembang di 14 PPK menunjukkan paslon nomer 02 Abdul Hafidz – Hanies Cholil Barro’ unggul tipis dengan meraih 214.237 suara atau 50,65%. Sedang pasangan 01 Harno – Bayu Andrianto meraih 208.736 suara atau 49,35%. Persaingan antara keduanya cukup ketat dan hanya selisih 1,3% atau 5.501 suara. Namun hasil pilkada baru ditentukan setelah rekapitulasi manual tingkat Kabupaten Rembang yang dimulai Selasa (15/12/2020). (Ags)

BERITA REKOMENDASI