Sopir Bus Maut Jadi Tersangka

KUDUS, KRJOGJA.com – Kepolisian Resort (Polres) Kudus menetapkan sopir bus Indonesia nopol L 7519 UV, Ikhwan Mukminin (46) warga Desa Tireman Kecamatan Kota Rembang sebagai tersangka dalam kecelakaan maut yang menewaskan lima orang dan menyebabkan sedikitnya 44 orang mengalami luka berat dan ringan. Korban tewas yaitu pengendara sepeda motor- seluruhnya warga Kudus, yang tersambar bersama tiga mobil setelah bus terbalik.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning melalui Kasat Lantas AKP Eko Rubiyanto mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan sopir bus ditetapkan sebagai tersangka. “Sementara baru sopir yang kita jadikan tersangka,” ujarnya, Jumat (1/9/2017) malam.

Pihaknya juga meminta keterangan dari kernet bus Ahmad Junaidi (66) warga Desa Soditan, Lasem, Rembang. Beberapa orang saksi juga telah dimintai keterangan.

Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Lingkar Tenggara – tepatnya di simpang lima (proliman) Desa Tanjungkarang Kecamatan Jati Kudus, Kamis (31/8/2017). Saat kejadian, bus jurusan Surabaya- Jepara itu berpenumpang melebihi kapasitas hingga 80 orang. Bus melaju dari timur (Surabaya/ Pati) tujuan Jepara dengan kecepatan tinggi.

Tanpa terkendali, sopir berusaha banting stir saat hendak melintasi lampu traffic light proliman yang menyala merah. Naas bus malah bus malah terbalik dan menghantam  tiga mobil dan tujuh sepeda motor, hingga merenggut lima korban jiwa.

Kepala PT Jasa Raharja (Persero) Perwakilan Pati, I Made Astika menyatakan, korban meninggal dalam kecelakaan itu akan diberikan santunan asuransi masing- masing Rp 50 juta. Sedang korban luka berat dan ringan, sepanjang timbul biaya di rumah sakit akan ditanggung biayanya maksimal Rp 20 juta per orang.(Trq)

BERITA REKOMENDASI