Sri Antini, Sosok Perempuan Seribu Dering

Editor: Ivan Aditya

PATI, KRJOGJA.com – HP sering bordering, tanda ada telepon atau pesan singkat yang masuk. Itulah kenapa Sri Antini (47), pemilik HP mendapat julukan ‘Perempuan Seribu Dering’.

Warga Parengan Pati ini dikenal sebagai pejuang kemamusiaan. Hampir seluruh waktunya dihabiskan untuk membantu mengurus orang yang kelaparan, sakit, mencari darah untuk operasi di rumahsakit dan juga bahkan mencarikan kendaraan bebas ongkos pulang berobat atau angkut jenasah bagi kaum dhuafa.

“Bagimu negeri jiwa raga kami” kata Sri Antini sambil bercanda, saat ditanya seputar kegiataan bidang sosial yang digeluti, Senin (15/02/2021).

Ibu dua putra ini mengaku ikut di organisasi ‘Ayo Berbagi Pati’. Sebuah organisasi yang melibatkan kaum milineal diamana para anggotanya berumur sepantaran usia anaknya.

Organisasi Ayo Berbagi Pati, mengurus santunan yatim, khitan gratis, Pizza (piknik zuka-zuka bareng dhuafa), Basmallah (Bantuan Madrasah dan Musholla), berbagi air bersih, bantuan korban banjir, bedah rumah dan lailnnya. Ada pula berbagi masker, santunan untuk dhuafa, tanggap bencana, sedekah hari Qurban, dan santunan untuk anak sekolah. “Kami merawat bantuan dari orang-orang yang tidak mau disebut namanya” tambahnya.

Khusus untuk musim banjir yang terjadi selama Januari hingga Febuari ini, organisas ini setiap harinya mengirim sedekah nasi bungkus, obat, alat mandi, susu, makanan ringan dan popok bayi. “Tak jarang, kami juga mengurus antar pasien dan membawa jenazah. Semua gratis tidak ada biaya bagi dhuafa,” tutur Sri Antini. (Cuk)

BERITA REKOMENDASI