Sri Kurnia, Bayi Lumba-lumba Terima Surat Kelahiran dari BKSDA

Pihaknya berharap berharap, LKTS PT WSI yang dipimpinya bisa melakukan breeding dan bisa terus berjalan dengan baik sehingga 5 tahun mendatang bisa lahir bayi lumba-lumba lagi.

Humas PT WSI dr Vian menjelaskan, sejak lahir, induk dan bayi lumba-lumba di tempatkan di kolam yang terpisah dengan lumba-lumba yang lain. Hal ini dilakukan demi mencegah hal yang tidak diinginkan terjadi pada bayi lumba-lumba akibat ulah liar lumba-lumba dewasa.

“Bayi lumba-lumba ini selalu bersama dengan induknya agar mempermudah bayi lumba-lumba menyusu pada induknya,” ujar Vian.

Sementara itu Kepala Sub Bagian Tata Usaha Balai Konservasi Sumber Daya (BKSDA) Jawa Tengah, Ilmi Budimartani mengatakan, jika nama Sri Kurnia adalah pemberian dari Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya.

“Nama Sri Kurnia diberikan Bu Menteri, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan LKTS PT WSI,” ujar Ilmi usai menyerahkan surat kelahiran bayi lumba-lumba kepada Direktur PT WSI di Obyek Wisata Pantai Cahaya, Rabu (18/11/2020).

BERITA REKOMENDASI