Tim Investigasi Selidiki Kasus Runtuhnya Atap Stadion Wergu Wetan

KUDUS, KRJOGJA.com – Investigasi menyeluruh terhadap dua bangunan tribun utara dan selatan Stadion Wergu Wetan Kudus dilontarkan Wakil Bupati Kudus HM Hartopo, Rabu (7/11/2018) paska ambruknya rangka dan atap gedung saat hujan deras disertai angin kencang Selasa petang. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga diminta turun melakukan audit atas pembangunan sarana dan prasarana stadion senilai Rp 22,289 miliar.

“Kami minta perbaikan atap yang runtuh dihentikan lebih dahulu sampai hasil investigasi dan pemeriksaan selesai,” pintanya.

Peristiwa ambruknya rangka dan atap galvalum, diduga bukan hanya karena faktor force majeur. Kejadian itu dapat juga disebabkan karena kualitas material yang digunakan tidak sesuai spesifikasi. Untuk itu, Dinas Kependidikan dan Olahraga (Disdikpora) Kudus selaku penyelenggaran kegiatan, diminta membentuk tim untuk melakukan penyelidikan.

Tim yang diterjunkan melibatkan ahli dari akademisi, tim teknis Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan instansi terkait lainnya, serta menghadirkan konsultan perencana, konsultan pengawas, dan pelaksana kegiatan. Dari investigasi bersama dapat memberikan gambaran komprehensif dan diketahui penyebab runtuhnya bagian atap gedung.

Direktur PT Kokoh Prima Perkasa, Margo Waluyo menyatakan, pihaknya telah berusaha mematuhi spesifikasi material dengan melakukan standar pabrikan. Terhadap peristiwa itu, pihaknya siap melakukan perbaikan. Paska ambruknya atap, pelaksanaan pekerjaan yang mestinya habis akhir November akan diperpanjang hingga 20 Desember mendatang.(Trq)                                                                                                      

BERITA REKOMENDASI