TMMD Tangkal Ancaman Distegrasi Bangsa

KUDUS, KRJOGJA.com – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) sebagai wujud kebersamaan dan sinergitas positif dalam menyiapkan ruang, alat dan kondisi juang yang tangguh untuk kepentingan pertahanan Negara. Salah satunya melalui pembangunan nonfisik, sangat dibutuhkan dalam rangka membangun dan memperkokoh jiwa dan semangat nasionalisme masyarakat dalam menangkal berbagai ancaman disintegrasi bangsa. 

Hal itu disampaikan Plt Bupati Kudus HM Hartopo, membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro, Mayjend TNI Muchamad Effendi saat menjadi inspektur upacara (irup) penutupan TMMD Sengkuyung II tahun 2019 di lapangan Desa Lau Kecamatan Dawe, Kamis (8/8).  Hadir jajaran Forkopimda dan pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, dan kepala desa di lingkungan Pemkab Kudus.

Peran serta TNI dalam pelaksanaan TMMD bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akselerasi pembangunan di daerah. Sebagai bentuk apresiasi untuk kelancaran seluruh kegiatan TNI dalam hal ini jajaran Kodim 0722 Kudus, Pemkab memberikan bantuan hibah berupa satu unit mobil Toyota Fortuner dan 102 unit sepeda motor Honda Mega Pro.

TMMD Sengkuyung II di Desa Lau Kecamatan Dawe telah menghasilkan kegiatan pembangunan fisik betonisasi jalan sepanjang  547 meter, lebar 3 meter dan tebal 15 centimeter.  Selain itu dilakukan kegiatan penyuluhan bahaya radikalisme, terorisme, bahaya laten komunis (balatkom), narkoba, kamtibmas, penyuluhan KB dan Kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat. (Trq)

BERITA REKOMENDASI