Tunggak Pajak, Pengusaha Property Kena ‘Gijzeling’

PATI (KRjogja.com) – Kepala KPP Pratama Pati Haris Hartadi  menyatakan  pengusaha property asal Juwana, bernama EW (43) disandera (gijzeling) di  Lapas  Kelas IIB Pati karena  tidak membayar pajak Rp 800 juta sejak tahun 2012.  

Menurut Haris EW akan dilepaskan dari penyanderaan apabila melunasi sisa pajak senilai Rp 700 juta. Namun jika  tidak mampu membayar, akandilakukan penyanderaan selama enam bulan.  Dalam waktu tersebut, apabila masih tidak membayar pajak, EW akan dikenakan perpanjangan penyanderaan selama enam bulan lagi.

“EW  diberikan kesempatan untuk ikut tax amnesty. Namun  dia harus membayar pokok pajak yang terhutang  Rp 700 juta karena  baru membayar pajak Rp. 100 juta," tegas Haris Sutadi.

Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Direktorat Jendral Pajak  Jawa Tengah I, Dasto Ledyanto menjelaskan tunggakan pajak di Jawa Tengah mencapai Rp 2,1 triliun. Dari 17  Wajib Pajak  yang terjerat dalam kasus perpajakan, terdapat  3  WP diantaranya  mendapat pengampunan  dengan mewajibkan membayar  pajak tunggakan.  

"Tindakan penyanderaan (gizeling) merupakan upaya terakhir. Kami selalu mendahulukan  tindakan persuasif. Kemudian  penagihan aktif, barulah  upaya  pencekalan dan penyitaan aset  WP tetap saja mengemplang pelunasan pajak” ujarnya. (Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI