Upaya Memerdekakan Pangan, ACT Launching Lumbung Pangan Wakaf

BLORA, KRJogja.com – Wakaf adalah dari kita untuk kita semua. Sedekah pangan adalah salah satu bagian dari wakaf yang utama dalam islam. Aksi Cepat Tanggap yang bekerja sama dengan Global Zakat mengadakan launching lumbung pangan wakaf (LPW) dan rice truck di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Blora (4/12/19)

Presiden ACT Indonesia, Ahyudin dalam acara launching tersebut, mengatakan bahwa pertahanan utama bangsa adalah pangan, bangsa yang lemah di pangan akan mudah direnggut oleh negara lain. Hal itu lantaran pangan menjadi masalah yang krusial di kaum menengah ke bawah.

Dalam acara tersebut, selain peresmian truck pangan dan LBW, turut dibagikan pula 750 paket beras, air bersih 20 ribu liter dan juga 1000 paket makanan dari dapur umum bergerak.

Acara kemanusiaan ini disambut sangat baik oleh warga, salah satunya oleh Suki (80) warga setempat yang sangat senang sekali dengan program ini. Di usia senjanya, ia merasa sangat terbantu dengan pembagian beras, air dan pangan oleh ACT.

Hal serupa juga disampaikan oleh Bambang (23) yang bekerja di lumbung wakaf, "Harapan saya agar lumbung wakaf selalu lancar dan jaya," katanya.

ACT bekerja sama dengan 56 negara selain di Indonesia. Disampaikan oleh Ahyudin, ke depannya lumbung wakaf yang diinisisasi oleh ACT ini akan mampu memerdekakan masyarakat Indonesia dengan pangan. Januari 2020 mampu menyalurkan 1000 ton beras setiap bulannya dan di Agustus 2020, menyalurkan 2350 ton setiap bulan. (Ratna Novita Sari)

BERITA REKOMENDASI