Wakaf, Investasi Tak Berbatas Dunia Akhirat

BLORA, KRJogja.com – Anak muda banyak diajak untuk berinvestasi dewasa ini, namun banyak dari mereka yang tidak menyadari bahwa wakaf juga merupakan bagian investasi tiada akhir untuk dunia dan akhirat. Dalam acara pelucuran Lumbung Pangan Wakaf (LPW) dan Rice Truck di Cepu, Blora (4/11/2019), Aksi Cepat Tanggap mengajak anak-anak muda untuk menyisihkan sebagian uangnya sebagai wakaf.

Niko Adi Nugroho (26) salah satu pewakif (orang yang memberikan wakaf) mengajak generasi milenial untuk turut berwakaf untuk orang-orang yang membutuhkan. "Wakaf merupakan investasi yang tidak ada batasnya, bisa mulai dari nominal kecil, 5 ribu, 10 ribu. Meskipun nilainya kecil, namun ketika disalurkan akan terkumpul menjadi banyak. Gerakan kecil ini akan membuat umat bangkit. Karena ada persatuan umat, ada rasa kedermawanan, kesetia kawanan dan gotong royong," jelasnya.

Niko di usia mudanya juga menambakan bahwa harta kita adalah harta umat. Di harta yang Allah titipkan kepada manusia ada jatah untuk orang-orang lain yang membutuhkan.

Dalam launching Lumbung Pangan Wakaf (LPW) dan Rice Truck tersebut, turut dihadiri oleh Ahyudin, presiden ACT (Aksi Cepat Tanggap) pusat. Ahyudi menyampaikan harapannya untuk memerdekakan umat dari kekurangan pangan.

Dalam acara ini dibagikan 10 ton beras untuk warga, 20.000 liter air dan 750 paket pangan dari dapur umum bergerak ACT. ACT juga memiliki program BERGISI (Beras Gratis Untuk Santri Indonesia)

Warga setempat bisa dengan gratis mengambil beras maupun paket pangan, namu harus menyertakan kupon yang sudah dibagikan oleh panitia di hari sebelumnya.

Acara kemanusiaan ini adalah yang kedua kali dilangsungkan di Desa Jipang, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora. Sebelumnya hanya dibagikan paket makanan. (Ratna Novita Sari)

BERITA REKOMENDASI