Warga Pekuwon Resah, Sertifikat Tanah Desa Digadaikan

Editor: KRjogja/Gus

PATI, KR Jogja Com – Sebagian warga desa Pekuwon kecamatan Juwana, Pati resah. Karena dua bidang tanah milik desa, digadaikan hingga ratusan juta rupiah oleh kepala desa setempat. Keresahan dipicu lantaran sebentar lagi, akan digelar suksesi pemilihan kepala desa. Kasus gadai sertifikat, terjadi setahun lamanya. Namun hingga awal November ini, belum bisa diselesaikan.

Berawal dari kebutuhan kades Pekuwon, MH mencari pinjaman uang. Dia kemudian pinjam dana ke seorang warga Jepuro, Erna. Namun ternyata pinjaman tersebut tidak bisa dikembalikan, sesuai waktu yang dijanjikan. Sehingga dibuat perjanjian lagi, pada tanggal 3 Agustus 2020. Pada perjanjian baru, pada intinya Kades Pekuwon, MH menegas akan segera mengembalikan pinjamannya.

“Pengurus lembaga desa sudah pernah dimintai keterangan di kantor kecamatan Juwana” kata Ketua BPD Pekuwon, Supri.

Sedang pemilik dana, Erna ketika dihubungi wartawan, membenarkan kejadian tersebut. “Jumlah pinjaman mencapai Rp 750 juta. Tapi katanya akan segera dilunasi” ucap Erna, Kamis (4/11).

Ditambahkannya, jika MH berjanji akan segera mengembalikan pinjaman, tapi setelah menjual beberapa aset.

BERITA REKOMENDASI