Warung Kopi Melek Merem Jawana Akan Ditutup

Editor: KRjogja/Gus

PATI  (KRjogja.com) – Muspika  Juwana  memberikan tenggang waktu pemilik  warung yang berlokasi di  Desa Karengrejo. Agar membongkar bangunan jika tetap digunakan untuk jualan kopi "melek merem" di Jatiwangi.

"Kalau terus digunakan untuk kegiatan mesum, maka bangunan harus dibongkar paling lambat 17 Juni mendatang" kata Camat Juwana, Teguh Widiatmoko, Kamis (8/6).

Dikatakanya, keputusan tersebut merupakan hasil rakor  Muspika bersama para ulama dari Ormas NU dan Muhammadiyah. "Warung kopi yang dijadikan ajang prostitusi harus ditutup" kata Camat Juwana.

Menurut Teguh Widiatmoko pihaknya telah mengirimkan surat edaran ke pemilik warung yang berada di kawasan Jatiwangi. Pemilik harus membongkar warungnya jika digunakan membuka usaha esek-esek.

Sementara itu, dari pantuan wartawan, hingga Kamis (8/6) siang, keberadaan warung-warung kopi itu masih tetap buka. Puluhan warung kopi dibangun semi permanen di lahan kosong milik Perusahaan Jawatan Kereta Api (PJKA).

Warung juga dilengkapi dengan fasilitas karaoke dan jika malam hari menyediakan jasa wanita penghibur.
Kapolsek Juwana AKP Hj Sumarni mengaku siap membantu penutupan lokalisasi Jatiwangi. (Cuk)

 

BERITA REKOMENDASI