Pemenang Tender Belum Tanda Tangan Kontrak, Pasar Sementara Weleri 1 Belum Mulai Dibangun

Editor: Ary B Prass

KENDAL, KRjogja.com–  Aktifitas pembangunan Pasar Sementara Weleri 1 yang rencana dibangun di terminal bahurekso Kamis (17/6/2021) belum ada padahal Groundbreaking atau peletakan batu pertama oleh Bupati Kendal Dico Ganinduto sudah dilakukan seminggu yang lalu. Tokoh Pemuda Weleri Kuswanto mengatakan harusnya sudah ada aktifitas pembangunan karena pedagang sudah menunggu lama sejak pasar Weleri 1 terbakar.

“Kami melihat belum ada aktifitas pekerjaan sama sekali, harusnya setelah peletakan batu pertama sudah ada kegiatan, tapi ini belum ada. Saya menyayangkan jika belum siap secara administrasi harusnya jangan dulu di gelar peletakan batu pertama sebagai dimulainya pekerjaan.  Jika semua sudah beres dan siap dikerjaka baru ada peletakan batu pertama sehingga tidak ada kekosongan aktifitas seperti saat ini,” kata Kuswanto.

Saat ini, kata Kuswanto, pedagang eks pasar Weleri 1 sudah lama tidak berjualan dengan aman dan nyaman, meski demikian Kuswanto berharap semoga dua bulan yang dijanjikan tidak molor.

Menangapi hal tersebut Plt Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kendal Alfebian Yolando nenjelaskan jika saat ini ada pembangunan justru menyalahi aturan. Pasalnya proses lelang sedang berlangsung dan belum ada tandatangan kontrak dimulainya pekerjaan. “Ini bukan sulap, semua pekerjaan ada prosesnya, saat ini masih proses hari ini baru ditandatangani dan proses pekerjaan baru dimulai senin depan,” ujar Febi panggilan akrabnya.

Pihaknya menyayangkan beberapa aktifis LSM termasuk salah satunya tokoh pemuda Weleri Kuswanto yang langsung mengatakan kenapa pekerjaan tidak juga dilaksanakan. Hendaknya semua pihak mengerti jika senua harus berproses mulai dari lelang hinga ada tanda tangan kontrak kerjasama.

“Kalau tidak mengerti soal alur proyek jangan langsung mengatakan tidak ada pekerjaan karena saat ini memang belum dilaksanakan, justru salah jika kami memulai pekerjaan karena secara administrasi penyedia jasa atau pemenang tender belum melakukan tandatangan kontrak kerja dengan Pengguna Anggaran dalam hal ini kami Dinas Perdagangan,” lanjutnya.

Dua bulan yang ditargetkan dihitung mulai tandatangan kontrak bukan dari Groundbreaking. Pihaknya selaku pengguna anggaran harus berhati-hati agar nantinya tidak ada kesalahan dalam pekerjaan. Jika aktifis LSM merasa ada yang ditanyakan terkait proses pembangunan pasar sementara atau yang lain sebaiknya berkirim surat secara resmi. (Ung)

BERITA REKOMENDASI