PWI Kabupaten Magelang Gelar Pelatihan Promosi Wisata

Editor: Ary B Prass

MAGELANG, KRJOGJA.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, gelar kegiatan Pelatihan Jurnalistik dengan mengusung tema Optimalisasi Jelajah Magelang, tahun 2021. Kegiatan dilaksanakan selama dua hari Rabu – Kamis  (9-10/6/2021) bertempat di Joglo Mbah Sidik, Dusun Jambean Kidul, Desa  Rambeanak, Kecamatan Mungkid, Magelang.
Sebagai nara sumber, meliputi Sekretaris PWI Provinsi Jawa Tengah, Iwan Kelana, dengan materi Jurnalisme Wisata. Praktisi Fotografi, Muhammad Nur Eva, dengan materi Teknik Fotografi Wisata. Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, dengan materi Potensi Wisata Magelang. Dan Pelaku Wisata Magelang, Hani Sutrisno Owner Desa Bahasa Borobudur, dengan materi Motivasi dan Pengalaman Promosi Wisata.
Ketua PWI Kabupaten Magelang, Bagyo Harsono mengatakan, kegiatan tersebut Dengan sasaran kegiatan pengelola daerah tujuan wisata (DTW), UMKM dan penggiat wisata. “Melalui ilmu jurnalistik setidaknya dapat membantu dalam teknik mempromosikan mengoptimalisasi sektor pariwisata dan UMKM,” katanya.
Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid 19, peserta wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak tidak berkerumun.
Dalam kesempatan tersebut, Pelaku Wisata Magelang, Hani Sutrisno Owner Desa Bahasa Borobudur, menyampaikan motivasi bertahan ditengah masa pandemi Covid 19. “Kita tidak mengurangi karyawan itu sudah bagus, dengan tetap mencari peluang dan memberikan bonus karyawan yang dapat memacu karyawan bekerja dengan kreatif dan maksimal. Serta servis terhadap pelanggan harus diutamakan, tidak perlu mengambil untung besar yang penting kerjasama rutin berlanjut,” jelasnya.
Sementara, Praktisi Fotografi, Muhammad Nur Eva menyampaikan, foto promosi wisata, terkait dengan kuliner, tempat wisata, serta keadaan alam. “Untuk kuliner dikombinasikan dengan background yang keren, semisal suasana alam atau gunung. Selain itu hati-hati menggunakan filter, karena beresiko menghilangkan detail foto. Lebih baik diedit manual saja,” imbuh Nur Eva.
Kepala Dinas Pariwisata Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Magelang, Slamet Ahmad Husein menambahkan, Kawasan Strategis Pariwisata Kabupaten Magelang, yang terbagi dalam delapan wilayah. Mulai dari kawasan Gunung Sumbing, Merapi, Merbabu, Borobudur, dan kawasan lainnya. Dengan pilihan wisata terbagi dalam wisata adventure, wisata budaya (religi), wisata buatan, dan Desa Wisata.
“Jika jalan Tol sudah jadi, diperkirakan 24 juta per tahun wisata masuk ke Kabupaten Magelang, tidak mungkin semuanya akan masuk ke Kawasan Borobudur saja. Maka harus dipecah ke delapan penjuru mata angin diwilayah Kabupaten Magelang, yang tidak kalah menarik,” ungkap Husein.
Nara sumber terakhir, Sekretaris PWI Provinsi Jawa Tengah, Iwan Kelana, menyampaikan, jurnalistik sangat berpengaruh terhadap pariwisata, terlebih dalam pemberitaan bencana alam, bila salah penafsiran akan membuat wisata didaerah tersebut menjadi terdampak. Dicontohkan, Gunung Merapi meletus setiap hari diberitakan maka akan berdampak buruk dengan pariwisata, tanpa meninggalkan etika jurnalistik.
“Endingnya harus memberikan solusi, karena tujuan jurnalistik adalah sumber informasi yang dapat menyejahterakan masyarakat. Ketika menulis sesuatu bertindaklah sesuai dengan etika jurnalistik sampaikan sesuai dengan fakta. Jurnalisme harus ramah pariwisata,” pungkasnya. (Bag)

BERITA REKOMENDASI