1 SSK Brimob Dikerahkan Jaga Enam Desa di Kudus Cegah Kerumunan

Editor: Ivan Aditya

KUDUS, KRJOGJA.com – Apel Besar dalam penangan Covid 19 di gelar di Alun-alun Simpang 7 Kudus, Jumat (04/06/2021). Apel besar di Kudus yang tengah menjadi sorotan karena kasus Corona meningkat.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan apel bertujuan untuk mensosialisasikan arti pentingnya mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus corona. Dari data, Kabupaten Kudus menempati posisi pertama dalam kasus aktif Covid-19 per tanggal 3 Juni 2021 di Jawa Tengah dengan jumlah 1.398 kasus.

Sedangkan total konfirmasi di Kabupaten Kudus berjumlah 7.975 orang, sembuh 5.918 orang dan meninggal dunia 659 orang. Ini berbanding terbalik dengan ketersediaan tempat tidur di 7 rumah sakit yang ada di wilayah kabupaten ini yaitu semakin menipis dari 393 tempat tidur isolasi Covid-19, sudah terisi 359 tempat tidur (91 persen) dan ruang ICU dari jumlah 41 tempat tidur, sudah terisi 38 tempat tidur (92 persen).

“Masalah Covid-19 merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya menjadi pemerintah, TNI ataupun Polri saja. Tetapi hal ini menjadi tanggungjawab kita bersama untuk memutus mata rantai Covid-19,” tegasnya.

Saat ini pemerintah TNI dan Polri membutuhkan peran serta dari masyarakat untuk mencegah penularan Covid-19 ini, minimal kita saling mengingatkan untuk disiplin terhadap protokol kesehatan. “Dengan kita mematuhi 3 M tersebut. kita sudah turut mendukung upaya pemerintah untuk memutus mata rantai Covid-19,” tutur Ahmad Luthfi.

Menurut Kapolda sekarang ini pihaknya bersama Kodam IV Diponegoro telah menyiapkan 8 water Canon untuk dilakukan penyemprotan secara masal di semua tempat yang ada di Kabupaten Kudus. Water Canon ini akan berjalan 3 hari sekali di Kabupaten Kudus untuk melakukan penyemprotan disinfektan.

Luthfi menambahkan, enam desa yang terpapar Covid 19 di Kabupaten Kudus ini telah diterjunkan satu SSK Pasukan Brimob untuk menjaga wilayah desa tersebut. Sehingga, tidak ada warga yang keluar kemanapun selama Isolasi mandiri ini.

“Selain itu, semua pasukan baik dari Babinsa, Bahbinkamtibmas, Batalyon dan Brimob serta tenaga kesehatan, semuanya kita floting di Kabupaten Kudus ini. Dengan harapan Kita ingin Kabupaten Kudus kembali kesemula, target kita Covid harus hilang dari Kabupaten Kudus,” pungkasnya. (Cry/Trq)

BERITA REKOMENDASI