524 Lulusan Fikkes Unimus Ikuti Sumpah Profesi

Editor: Agus Sigit

SEMARANG,KRJOGJA.com- Fakultas Ilmu Keperawatan dan Kesehatan (Fikkes) Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) menggelar sumpah profesi secara online dan offline melalui aplikasi zoom dari Gedung NRC (Ners Reseach Center) Fikkes kampus terpadu Kedung Mundu akhir pekan lalu.

Dekan Fikkes Dr Ali Rosidi SKM MSi kepada ‘KR’ Selasa (23/11/2021) menyampaikan kegiatan diikuti 524 lulusan terdiri dari lulusan D-3 Analis Kesehatan 97 orang, D-3 Kebidanan 18 orang, D-3 Keperawatan 59 orang, D-3 Gizi 22 orang, D-4 Analis Kesehatan 165 orang, S-1 Gizi 53 orang, Profesi Ners 138 orang. Para lulusan disumpah menurut agama Islam, Kristen Protestan, Katolik dan Hindu.

Hadir dalam acara tersebut Dekan Fikkes Dr Ali Rosidi SKM MSi, Ketua DPW PPNI Jateng Dr Arwani SKM BN Hons MN, Ketua DPD Persagi Jateng Bambang Supangkat SKM MSi, Ketua DPW Patelki Jateng H Suwandi SSos dan Sumarsih SST MH mewakili Ketua IBI Jateng.

Sumpah profesi yang dilaksanakan bertujuan untuk mempersiapkan tenaga kesehatan dalam mengemban tugas di pelayanan kesehatan di bidang perawat, gizi, analis kesehatan dan kebidanan. Juga mempersiapkan lulusan sebagai tenaga kesehatan yang berkomitmen untuk menjaga nama baik institusi dan organisasi profesi sebelum menjadi tenaga kesehatan pelayanan masyarakat.

“Juga mempersiapkan lulusan untuk bertanggungjawab sebagai tenaga kesehatan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan sebagai simbol fakultas bahwa alumni siap menempuh dunia kerja dan alumni dapat mempertahankan cinta almamater dan himpunan profesinya. Saya percaya semua ahli madya kesehatan maupun sarjana terapan yang dilantik dan diambil sumpahnya sudah memiliki dan memenuhi kualifikasi kompetensi keilmuan dan keahlian yang sangat memadai. Oleh karena itu kami berharap anda dapat segera memanfaatkan optimal potensi keilmuan dan keahlian yang anda miliki di manapun anda nanti mengabdi” ujar dekan Fikkes.

Dekan Fikkes juga berharap agar tenaga kesehatan lulusan Unimus bisa menjadi tenaga kesehatan yang berkompeten, berintegrasi dan ber-atitude yang baik. Sumpah bukan cuma untuk diucapkan saja tetapi untuk dijalankan sebaik-baiknya, selalu menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan pasien. Selain itu sebagai tenaga kesehatan tidak hanya berkarir dan menjalankan tugasnya saja dengan baik, tetapi juga harus terus menerus mengembangkan ilmu sebaik-sebaiknya dengan cara melanjutkan jenjang pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi, mengikuti seminar, pelatihan dan diskusi ilmiah tentang dunia kesehatan, mengembangkan kolaborasi dan rasa kepedulian terhadap teman sejawat atau seprofesi, dan dengan jejaring. (sgi)

BERITA REKOMENDASI