7 Hari Masa Pencarian WNA Hilang di Merbabu

SEMARANG, KRJOGJA.com – Operasi SAR pencarian  terhadap bule warga asal New Zealand  Andrey Voytech (39) yang hilang di hutan Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGM) pada Jumat (30/3) dilakukan selama tujuh hari sampai Jumat (6/4).

Humas Badan SAR Nasional (Basarnas) Jateng Kantor SAR Semarang Zulhawary Agustianto dihubungi wartawan, Selasa (3/4) mengatakan, sesuai standar operasional prosedur (SOP) operasi SAR pencarian survivor di Gunung Merbabu dilaksanakan selama tujuh hari terhitung sejak Sabtu (31/3).

“Operasi SAR pencarian pendaki di Gunung Merbabu yang diduga hilang ini dilaksanakan selama tujuh hari dan akan dihentikan pada Jumat 6 April 2018. Meski demikian apabila ada perkembangan dan ada titik terang bisa dilanjutkan kembali,” katanya, Selasa (3/4).

Ia  menjelaskan, saat ini operasi SAR masih berlangsung dan keberadaan survivor sampai pukul 16.15 WIB belum terdeteksi oleh tim. “Belum ditemukan. Kami masih melakukan pencarian,” katanya.

Operasi SAR diperluas hingga Pos II. Tim menyisir jalur utama pendakian Thekelan, Cuntel hingga jurang yang berada di Pos I dan Pos II. Seorang relawan, Citro dihubungi, Selasa (3/4) sore mengatakan penyisiran juga sampai jurang Pending dan Punggungan.

Kapolsek Getasan, AKP Masrurun kepada Krjogja.com, Selasa (3/4) mengatakan pihaknya terus melakukan kontak dengan tim dan situasi pencarian terhadap warga negara New Zealand yang diduga hilang di Gunung Merbabu. 

"Kami pantau terus dan tim bergerak melakukan penyisiran. Harus sabar dan pelan karena medannya berat,”katanya. (Sus)

 

 

 

 

 

BERITA REKOMENDASI