Alhamdulillah…Perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah di Jateng Pesat

Editor: Agus Sigit

SEMARANG, KRJOGJA.com – Dalam beberapa tahun terakhir ini jumlah amal usaha Muhammadiyah (AUM) di Jateng khususnya pendirian rumah sakit (RS) dan perguruan tinggi Muhammadiyah (PTM) bertambah sangat signifikan (banyak).

“Dalam beberapa tahun terakhir ada penambahan 7 rumah sakit muhammadiyah di beberapa kota dan kabupaten di Jateng seperti Demak, Banjarnegara, Purbalingga, Gombong, Salatiga dan lain-lain. Beberapa di antaranya pendirian rumah sakit dari yang semula klinik” ujar Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng Dr Tafsir MAg saat membuka Pengajian Ramadan 1443 H se-Semarang Raya (Kota Semarang, Kab Semarang, Kabupaten Demak, Kabupaten Kendal dan Kota Salatiga) yang diselenggarakan PWM Jateng di kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) Sabtu (17/4/2022).

Pengajian secara daring dan luring tersebut dihadiri Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Prof Dr KH Haedar Nashir MSi (pembicara kunci), Rektor Unimus Prof Dr Masrukhi MPd (narasumber), dosen UIN Sunan Kalijaga Dr Hamsah MAg (PP Muhammadiyah,nara sumber), Fida Afif SHum (PP Muhammadiyah,narasumber) dan Dr AM Jumai serta Rohmat Suprapto MAg (keduanya dosen Unimus, moderator).

“Penambahan perguruan tinggi Muhammadiyah di Jateng juga menggembirakan di antaranya di Kudus, Surakarta, Purbalingga, Magelang, Pekalongan, Klaten, Kendal. PWM Jateng saat ini memiliki 50 PKU (rumah sakit) dan 25 perguruan tinggi Muhammadiyah yang mungkin terbesar jumlahnya se-PWM Indonesia. Jumlah AUM berkembang pesat namun harus diimbangi pula dengan semakin besarnya persyarikatan termasuk peningkatan jumlah anggota” ujar Dr Tafsir.

Sementara itu Prof Dr Haedar Nashir menyampaikan apresiasi tinggi pada PWM Jateng yang pesat perkembangan AUM-nya terutama rumah sakit dan perguruan tinggi. Dirinya berpesan agar tetap merawat nilai pergerakan Muhammadiyah. Perlu konsolidasi karena besarnya AUM sebaiknya diimbangi dengan persyarikatan yang makin besar pula.

Prof Haedar Nashir mengisi pengajian dengan mengangkat topik “Beragama Yang Memajukan dan Menggembirakan”. Beberapa poin penting yang disampaikan di antaranya dakwah membutuhkan kekuasaan, ekonomi, dan kultur.

“Dalam konteks teologis, sejak lama Muhammadiyah telah mempelopori dan rintisan kalau agama Islam membawa kemajuan, Islam berkemajuan. Sejak lama persyarikatan ini menyampaikan Islam sebagai agama yang membawa kemajuan dan menggembirakan” ujar Prof Haedar Nashir. (Sgi)

BERITA REKOMENDASI