Amankan Pesisir Semarang, Pertamina Buat Balai Eduwisata Mangrove

SEMARANG, KRJOGJA.com – 150 Akademisi dan komunitas lingkungan bersama PT Pertamina MOR IV Jateng & DIY menanam bibit mangrove di pesisir Tambakrejo Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (7/12/2019).

Kegiatan menanam mangrove digelar dalam rangkaian Peringatan Hari Jadi PT Pertamina MOR IV ke-62, diawali peresmian Balai Eduwisata Mangrove Pertamina dan penyerahan bantuan satu unit perahu wisata kepada masyarakat.

"Program ini merupakan bentuk komitmen Pertamina untuk terus melestarikan lingkungan dan memberdayakan masyarakat atau dalam hal ini kawasan pesisir  Tambakrejo yang merupakan bagian dari wilayah operasi Pertamina MOR IV terutama Fuel Terminal Pengapon," kata General Manager Pertamina MOR IV, Iin Febrian.

Selain fokus pada pelestarian lingkungan, Pertamina juga mengembangkan potensi lainnya yaitu menjadikan wilayah ini sebagai salah satu pilihan destinasi wisata dengan Program Mangrove Edupark.

Tambakrejo merupakan salah satu desa binaan Pertamina Integrated Terminal Semarang yang sering kali mengalami banjir dan musibah rob akibat terjangan ombak laut yang cukup besar.

"Dengan adanya kawasan hutan mangrove yang berada di Utara Kampung Tambakrejo, kini Kampung Tambakrejo sudah menjadi wilayah yang aman dari banji rob atau pasang air laut. Kawasan hutan bakau tersebut dapat ditempuh selama delapan menit dengan menggunakan perahu," ungkap Iin Febrian.

Sementara itu, kelompok peduli lingkungan binaan Pertamina MOR IV 'CAMAR', Muhammad Yazid mengungkapkan sejak 2011 hingga saat ini secara terus-menerus dan berkesinambungan Pertamina bersama CAMAR turut serta melakukan kegiatan pelestarian lingkungan melalui penanaman mangrove.

Bantuan CSR yang diberikan Pertamina MOR IV antara lain pembangunan Balai Eduwisata Mangrove yang akan digunakan sebagai pusat edukasi mangrove, satu unit perahu wisata, sarana dan fasilitas operasional serta 25.000 bibit mangrove yang ditanam secara bertahap.

Usai pencanangan dan penandatanganan peresmian Eduwisata Mangrove oleh Iin Febrian, dilakukan penanaman dan bersih-bersih pesisir pantai. Para aktifis lingkungan dan pegawai Pertamnina termasuk pejabatnya pun ikut memunguri sampah-sampah plastik yang terdampar di pesisir pantai Tambakrejo. (Cha)

BERITA REKOMENDASI