Anak Jajan Togel, JPPA Kendal Prihatin

Editor: KRjogja/Gus

KENDAL, KRjogja.com – Sejumlah Pemuda melakukan penyamaran sebagai pembeli dan merekamnya untuk memastikan bahwa di Bulan Ramadhani penjual togel masih menjajakan dagangannya.

Menurut Kuswanto warga Desa Sidomukti Kecamatan Weleri saat ini puluhan penjual togel membuka lapaknya di Bulan Ramadhan. Dirinya bersama sejumlah pemuda melakukan penyamaran sebagai pembeli semata ingin memastikan bahwa judi togel masih marak.

“Kami melakukan ini agar masyarakat dan aparat mengetahui bahwa judi togel ini masih ada dan semakin marak,”ujar Kuswanto. Ada beberapa penjual malahan berada di sekitar masjid dan tidak tertutup semua terbuka. Mereka kata Kuswanto menjajakannya di pinggir jalan agar bisa terjangkau para pembeli.

Memang dilematis disaat jaman sulit mereka menganggap bahwa jalan membeli togel dengan harga terjangkau dengan iming-iming kemenangan maka akan tergiur, tidak juga anak-anak. “Kalau harga Rp.1000 pasti anak-anak punya dan bisa tergiur ikutan membeli,” lanjutnya.

Terkait dengan anak-anak yang ikutan jajan togel, Jaringan Perlindungan Perempuan dan Anak (JPPA) Kendal sangat prihatin. Ketua JPPA Kendal Siti Akhidah mengaku miris, pasalnya adalah hak anak untuk menerima pendidikan yg baik dan tidak terlibat pada hal-hal yang merugikan.

“Ini adalah pekerjaan rumah kita bersama dan sangat berat jika anak-anak sudah gemar dengan judi togel, ini merupakan bentuk berkurangnya rasa kepedulian terhadap sesama, kurang tegasnya pemangku kebijakan di daerah sepertinya yg paling menonjol,”ujar Siti Akhidah Rabu (6/5).

BERITA REKOMENDASI